“letting u go”

Title : “letting u go”

Genre : sad (maybe) angst (maybe?) romance (ga yakin) death character (pikir dah siapa yg mati xD)

Cast : choi seung hyun and YOU

***

Sebenernya udah buat di HP.. tapi karna HP-nya ga mau baekan sama saya jadilah saya tulis ulang –“

***

Aku tahu tidak ada kehidupan yang kekal..

Aku tahu tidak ada manusia yang tidak akan mati..

Aku tahu tidak mungkin dia ada disampingku selamanya..

Ku genggam tangannya..

Kuberikan seluruh semangat yang kumiliki untuknya..

Kuberikan semua cinta yang kumiliki lewat sentuhan..

“semua manusia akan merasakan,” kata seung hyun. “hanya satu yang harus kau lakukan.”

Aku tidak bisa menahan air mataku lagi. Kutumpahkan semua yang kurasakan padanya.

“aku tidak bisa melakukannya!!!” teriakku frustasi, ditambah isak tangis.

Seung hyun tersenyum sambil mengelus lembut rambutku. “kamu bisa!”

Aku memukul lengannya pelan. Menumpahkan emosi dalam pukulan lembut itu.

“dasar!! Kenapa masih bisa tertawa disaat aku menangis?”

Seung hyun menarik tubuhku ke dalam tubuhnya yang sedang berada dalam posisi tidur. Kepalaku bertahan di atas. Jadi aku bisa melihat tatapan matanya yang mengejek. Seung hyun mendekatkan wajahnya ke wajahku. Aku tidak kuat! Aku memejamkan mataku agar tidak melihat kelanjutannya.

“funny!” seung hyun menjepit hidungku dengan dua jari tangannya yang besar.

“ahh!!” aku langsung menarik tubuhku dari tubuhnya.

“bolehkah? Sekalii.. saja aku mencicipi bibir kecilmu?”

Aku menjitak kepalanya agak keras. “dasar! Aku tak mau first kiss-ku diambil orang yang akan mati!”

Seung hyun tersenyum lagi. Senyum paling jahil yang pernah kulihat, dan senyum terjahil yang paling manis.

“tapi kalau itu permintaan terakhirku, kau mau kan?”

Aku menggelengkan kepala. “Sekali tidak, tetap tidak!” bohong! Itu semua bukan kata-kata dari hatiku. Itu hanya ungkapan kegengsianku!!

“tidak usah takut begitu!” seung hyun berusaha menghibur dengan tersenyum dan mengelus rambutku. “aku tidak akan merebut first kiss-mu kok! Hanya orang yang pantas yang boleh menciummu!!”

Dan orang yang pantas adalah kau, choi seung hyun! Tambahku dalam hati.

***

Tuhan..

Adakah pilihan lain selain ini?

Adakah jalan lain yang bisa kutempuh selain ini?

Haruskah aku merelakannya pergi?

“bagaimana keadaannya?” tanyaku pada dokter yang memeriksa kekasihku.

Dokter itu menggeleng lesu. “tidak ada harapan,” jawabnya. “kami sudah melakukan yang terbaik.”

“gamsahamnida!” aku menunduk hormat.

Kreekk..

Aku menggeser pintu ruang 504 yang didalamnya berbaring dengan tenang kekasih hatiku, orang yang membuatku mengerti cinta, persahabatan, dan.. kehidupan. Kudekati ia sambil menahan tumpahan air mata yang sepertinya sebentar lagi akan membanjiri pipiku. Kuulurkan tanganku untuk mengelus wajah pucatnya.

“sudah puas menyakitiku?” tanyaku padanya. No respond! “sudah puas membuatku menderita??” aku menangis di sebelah lengan kirinya yang tidak dilewati selang apapun. Kupukul lengannya, agak kencang agar dia bangun.

“ireona!!” teriakku. “ireona!!” aku meneriakkan kata itu untuk kedua kalinya. “IREONA!!”

***

Kimi no koe setsunaku fade away.. away-ay-ay-ay

Kaze ni kakikesareteyuku stay…stay-ay-ay-ay

kore ijou wa I can’t take it, sono namida don’t cry for me

kimi no tame never look back again

sekaranglah saat yang tepat..

angin berhembus syahdu..

awan yang semula cerah berubah mendung..

burung-burung beterbangan, menerbangkan semua kenangan indah yang kulalui disini..

Disinilah aku dan seung hyun sekarang.

Di taman bermain tempatku pertama bertemunya..

Di taman tempatku mengenalnya..

Dan di taman tempatnya meninggalkanku..

Seung hyun menggenggam tanganku. Tangannya sangat dingin. Lebih dingin dari semua es yang pernah kutemui di seluruh dunia.

“jadilah orang yang tegar setelah aku pergi~” seung hyun membawaku ke dalam pelukan hangatnya. Pelukan yang selama ini membawa ketenangan untukku. “hari ini kau boleh menangisiku. Tapi besok, kau tidak boleh menampakkan air mata untukku!”

Aku tidak mau menangis. Aku tidak bisa menjadi orang yang tegar. Aku tidak bisa menjadi apa yang ia mau setelah ini.

“boleh aku—“

Ia menunjuk bibir merahku. Aku langsung menyambar bibirnya. Aku tidak mau tahu siapa yang memulai duluan. Tidak ada kata gengsi sekarang! Hanya ada cinta, cinta, dan cinta!! Seung hyun membalas ciumanku. Melumatnya dengan lembut, menikmatinya sebelum habis waktunya di dunia.

Seung hyun melepaskan ciumannya terlebih dahulu. Wajahnya yang pucat, tidak kuat lagi menahan beban dunia, ia paksakan mengulas senyum pilu. Senyum yang menyakitiku.

“jangan menyakitiku, bodoh!!” aku menarik kepalanya ke dadaku. “dengarkan detak jantungku!! Aku ketakutan, bodoh!!”

Aku terus menahan kepalanya di dadaku. Tanpa sadar, aku menangis. Seung hyun masih bisa bertahan! Ia memeluk pinggangku. Dengan berat, ia mengatakan :

“goodbye..” tunggu! Masih ada lagi.. “my love..”

Dan pelukan di pinggangku pun terasa renggang. Tubuh yang ku peluk pun terasa sangat ringan. Seperti tidak ada isinya. Seung hyun-ku sudah tiada~ seung hyun-ku mati di taman bermain jelek ini! Seung hyun-ku direnggut oleh penyakit mematikan, yang dideritanya dari dulu, GAGAL JANTUNG!!

“ireona!!” teriakku kesal. “ireona!!”

Kini aku sadar..

Benar-benar sulit untuk hidup di saat yang seperti ini..

Ditinggal oleh orang yang dicintai, bagaimana rasanya?? Sakit! Sangat menyakitkan..

Sekarang aku berjanji..

Aku akan menjadi anak yang tegar..

Aku akan menjadi orang yang berani untuk hidup sendiri di dunia ini..

Aku akan merelakannya pergi!!

***

Akankah kau melihatku, saat ku jauh

Akakah kau merasakan kehilanganku

Jiwaku yang telah mati.. bukan cintaku

Janjiku selalu abadi hanya milikmu..

Aku.. pergi.. dan takkan kembali..

Akhir.. dari.. cinta yang abadi..

Aku pergi ke alam yang suci

Akhir dari cinta yang abadi..

~FIN

*ada beberapa lagu yg gw jadiin ungkapan (?) pas terakhir” itu lagu tell me goodbye, dan yg paling terakhir itu lagu akhir cinta abadi – nidji..*

*ketawa gaje* HAHAHAHA.. niatnya bikin orang nangis, termasuk diriku (kan diriku orang) eh.. malah bikin ngakak gini.. Dimohon komentarnya^^

3 thoughts on ““letting u go”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s