MY EVERYTHING

Title : “my everything”

Length : oneshoot~

Pair : EUNHAE~~

 

Inilah FF gaje oneshoot saya !! haha.. udah lama ga bikin yang oneshoot..

FF ini kayak diary gitu. Jadi alurnya cepet.. dan POV adalah eunhyuk!!

 

WARNING!!

FF INI BISA MENYEBABKAN :

  1. KEJANG GAJE
  2. GA NAPSU MAKAN
  3. MUNTAH
  4. NANGIS GARA-GARA NYESEL
  5. MARAH
  6. STRESS
  7. DAN BERUJUNG PADA GILA

 

#PLAAAAAKKKKKKK

 

Oh ya, ni FF juga pernah di publish di FB, tapi ada editing dikit karna saya lupa masukin bagian itu..

Okayy,, don’t forget to RCL!!

 

***

 

Kau tahu apa yang dimaksud kehilangan? Mau tahu bagaimana rasa sakit ketika dikhianati oleh orang yang sudah dipercaya? Sangat sakit!

Inilah ceritaku dari awal sampai akhir hayat. Berawal dari pengkhianatan, dan berakhir dengan kenangan..

 

24 desember 2008

 

The loneliness of nights alone..

The search for strenght to carry on..

My every hope have seemed to die..

My eyes had no more tears to cry..

 

Sendirian..

Itulah yang kurasakan pertama kali di hari yang harusnya aku kencan ini. Aku mencari kekuatan di malam natal yang dingin ini. Bisakah?

 

*flashback*

 

“hyuk, mianhe. Aku harus mengatakan ini! Tapi, sejujurnya aku tidak bisa. Umm.. maksudku..”

“apa??”

“umm.. kita PUTUS!”

“mwo?”

“iya. Kita putus, ok? Aku sadar kalau selama ini kita tidak cocok satu sama lain. So, lebih baik kita pilih jalan sendiri-sendiri.”

“apa kau mendapat yang terbaik?”

“ya! Bahkan lebih baik. Yang sehat, cantik, dan lucu. Mianhe, hyukkie.”

“siwon-ah..”

“annyeong. Kita masih bisa berteman, ok? Urus saja penyakitmu itu, semoga saja cepat sembuh.”

 

*end flashback*

 

Aku bodoh! Ya.. bodoh. Aku hanya bisa menerimanya tanpa melihat hatinya. Ia yang pertama kali menyatakan cinta, dan ia juga yang pertama kali memutuskan. Yah.. aku hanya pelarian. Gumamku sambil tersenyum pilu mengingat percakapan dengan lelaki bernama siwon itu.

Sebuah alasan yang pantas untuk membuatku patah hati di kala aku membutuhkannya. Gumamku lagi.

Penyakit.. itulah yang selalu dipermasalahkan orang-orang yang dekat dengaku. Aku selalu merasa kesakitan di dada kalau aku kaget, atau kelelahan. Ya.. penyakit jantung!

Hanya penyakit sepele, kenapa dipermasalahkan? Apakah yang salah? Aku hanya ingin merasakan cinta sebelum aku benar-benar pergi dari dunia ini!

 

Pengalaman pahitku ini semoga saja tidak terulang oleh orang lain. Aku sudah cukup sakit merasakannya. Apalagi ditambah penyakit jantung sialan ini! Ahh~ lebih baik aku mati saja!

 

20 januari 2009

 

Then like the sun shining up above..

You surounded me with your endless love..

Coz all the things I couldn’t see..

Are now so clear to me..

 

Untungnya aku bertemu dengannya. Bertemu dengan seseorang yang berhasil membawaku kembali ke kehidupan asliku. Aku merasa tidak ingat kalau mempunyai penyakit mematikan. Aku tidak ingat lagi tentang siwon dan yang lainnya!

Ia mengusap wajahku lembut. Selembut sutra yang terbuat dari ulat asli yang dirajut dengan penuh cinta. Ia menyandarkanku ke dadanya. Terasa sekali hangat tubuhnya.. wangi badannya.. dan detak jantungnya..

“hyukkie, kau merasa senang?” tanya donghae, lelaki yang sekarang menjadi penyemangatku.

“yeah. Gomawo~”

Aku bertemu dengannya malam natal itu.. di malam yang bersalju. Bodohnya aku keluar di saat hujan salju!

 

*flashback*

 

Malam natal ini seharusnya menjadi malam yang paling indah. Jalanan dipenuhi oleh orang-orang yang sibuk membeli perlengkapan natal. Ada juga yang pulang-pergi ke gereja untuk berdoa, semoga di hari yang indah ini diberikan kenikmatan, dan juga perlindungan untuk keluarga jauh.

Aku berdoa juga di taman ini. Bukan hanya untuk diriku, tapi juga untuk umma, appa, dan untuk.. siwon? Yeah.. aku berharap bisa melupakannya, dan dia juga bisa melupakanku dan mencari kehidupan yang lebih baik.

Mataku terus berkeliling mencari objek yang tepat untuk dilihat. Seorang laki-laki tampan sedang melukis di bawah cahaya remang taman di malam hari. Ia terus menggoreskan pensil sambil menatap ke arah.. aku? Ohh.. ini hanya perasaanku! Ia terlalu serius. Entah setan apa yang merasukiku, aku jadi mendekatinya. Ohh.. ternyata aku membuatnya terganggu! Jeongmal mianhae..

“hey!” lelaki itu menyambutku senang. Ia berdiri dan tersenyum. Ohh.. senyuman mematikan!

“kenapa diam?” tanyanya.

“umm..” aku mencoba menatap wajahnya. “ani. Aku.. ingin lihat lukisanmu!”

Lelaki itu menyodorkan kertas gambarnya setelah menyobek salah satu kertas di bagian akhir. Aku memperhatikan goresan pensilnya yang indah ini. Ahh~ andai saja ia mau melukis wajahku. Pasti terlihat sangat.. emmpghh.. tampan? Atau malah cantik?

“lukisanmu..terlihat real!” komentarku takjub.

“benarkah?” lelaki itu menatapku sambil tersenyum sumringah. “ahh~ jeongmal gomawo!!”

“bisa kau lukis wajahku?” tanyaku dengan senyum. Terlihat kebingungan di wajahnya. Aku langsung buru-buru meralat.

“ani~ aku hanya bercanda. Yahh.. bercanda!” aku membolak-balik kertas gambarnya.

Kami berdiam sangat lama. Sampai suara anak kecil yang melengking sedang berteriak terdengar di kupingku. Ahh.. memekakan telinga!

“kau.. benar ingin dilukis?” tanyanya sambil menatap kedepan. Tangannya ia sembunyikan dibalik hoodie untuk menghangatkan tubuh.

Aku terkesiap. Aku memang ingin. Tapi aku terlalu munafik. Ehh? Kenapa aku merasa nyaman dengan lelaki ini? Apa karena siwon mengkhianatiku? Oohh.. akhirnya nama itu muncul lagi! Tuhan, bisakah kau mencuci otakku dan mengganti memori dengan lelaki di sebelahku ini?

“lee donghae imnida!” lelaki itu mengulurkan tangannya padaku. Aku langsung menatapnya lekat-lekat. “kau tidak mau berkenalan denganku?” lelaki itu menurunkan tangannya lalu tersenyum sambil menghembuskan nafas panjang di udara dingin ini. Membuat asap kedinginan dari mulut lelaki itu keluar dan memberiku kehangatan.

“lee hyuk jae imnida! Tapi panggil saja eunhyuk, atau.. hyukkie?” kataku sambil mengulurkan tangan.

Lelaki itu kembali menaikkan tangannya dan menjabat tanganku. Masih dengan senyum manis yang tersungging di bibirnya.

“mulai sekarang, ku panggil kau hyukkie!”

 

*end flashback*

 

Disitulah awal aku bertemunya, dan mengenalnya. Juga mencintainya. Itu hal tolol bukan? Menyukai orang yang ajimumpung ada di depan? Haahh.. kisah ini memang terlalu sinetron!

“waktuku tinggal sedikit, hae-ah.” Lirihku mengingat kebersamaan ini takkan selamanya.

Semenjak itu aku jadi sering keluar. Dan hasilnya jantungku tidak kuat, dan akhirnya parah. Dokter memvonis, jika aku terus-terusan keluar, hidupku tidak lebih lama dari 3 bulan. Tapi aku tetap keluar, demi lee donghae.

“aku tetap disini, hyukkie..”

 

4 april 2009

 

You are my everything

Nothing your love wont bring

My life is yours alone

The only love I ever known

 

Inilah hari yang paling aku suka! Hari ulang tahunku!! Tanggal 4 april! Donghae mengajakku keluar, walaupun dia tahu hari ini sangatlah sulit bagiku untuk bertahan. Aku dirawat di rumah sakit karena jantungku kumat 2 hari lalu.

“saengil chukahamnida, hyukkie-ah!!” senyum donghae yang mengembang membuatku semangat.

“ulljima!!” donghae menghapus air mata haru yang turun dengan lancarnya dari kelopak mataku.

“ne..” aku menghapus sisa air mata itu dengan punggung tanganku. “mana kueku?”

Donghae menggeleng. “yahh.. tadi aku cepat-cepat. Jadi lupa!” jawab donghae dengan wajah polosnya.

“haah??! Hae jahat!!!!!” aku langsung memukul dadanya keras-keras. Padahal aku hanya bercanda. Tapi mendengarnya mengatakan itu dengan tampang polosnya aku jadi kesal sendiri. Pabo hyukkie!!

“yang terpenting bukanlah kue ulangtahun, hyukkie..” donghae memelukku. “kau dengar?”

Degdegdegdegdegdegdegdegdegdegdegdegdegdeg..

Bunyi detakan jantungnya begitu bergemuruh. Dari sinilah kehangatan itu muncul. Kehangatan hati seorang lee donghae yang mencintai seorang berpenyakit bernama lee hyukjae.

 

8 april 2009

 

Your spirit pulls me through

when nothing else will do

everynight I pray on bended knee

and you will always be my everything..

 

Aku mendapat donor jantung!!

Ya tuhan, terimakasih karena akhirnya aku punya harapan lagi! Apalagi pria di sampingku selalu mengucapkan hal-hal yang menarik dan menyuruhku untuk bertahan. Aku bertahan.. aku bertahan.. aku bertahan..

“besoklah pertaruhan nyawamu dimulai. Kemudian, kita bisa dengan mudah memulai hidup baru..” katanya menyemangati.

Semangatnya adalah hidupku..

Tuhan, jangan pernah lepaskan dia dari hidupku..

Malam pun tiba. Aku menyuruh orang terdekatku itu pulang. Aku ingin mendekatkan diriku pada sang pencipta. Aku ingin menyampaikan semuanya ke sang pencipta.

Aku berlutut dibawah kasur tempatku tidur. Aku menggenggam tanganku sendiri dan menundukkan kepala. Memejamkan mata untuk menikmati sensasi luar biasa dari doa itu.

Tuhan, berikan aku kelancaran untuk operasi besok..

Tuhan, berikan kemudahan untuk melupakanku bagi orang-orang yang dicintai setelah aku pergi..

Tuhan, jagalah orangtuaku, dan.. lee donghae..

Tuhan, berikan kesempatan bagi kami untuk bersama lagi..

Amiiiiinn..

 

***

 

Akhirnya pemakaman selesai. Aku bisa tenang karenanya. Aku melihat orang-orang yang memakai baju serba hitam dibawah sana. Orang-orang itu menangisi seseorang yang telah tiada. Menangisi seorang insan yang tidak ada artinya bagi dunia ini. Tidak ada yang bisa dilakukannya seumur hidup..

Seorang laki-laki masih bertahan disitu. Menatap ukiran batu nisan yang namanya tidak asing baginya. Di elus-elusnya batu nisan itu seperti ia mengelus seseorang..

Ia tersenyum, dan sesekali menghapus air mata yang keluar tanpa persetujuannya. Ia berlutut di depan gundukan tanah yang mengubur seseorang. Terus menangisi keadaan.

“hyukkie, kenapa pergi duluan?” tanyanya lembut.

Di-dia menanyakanku?

“kenapa kau tega meninggalkan aku sendirian?” tanyanya lagi.

Yeah, aku baru ingat. Aku sekarang hanyalah arwah yang mengawasinya setiap saat. Aku bisa terbang kemana-mana sesukaku, aku bisa melirik-lirik orang tanpa larangan, aku bisa berjalan-jalan tanpa mempedulikan kesehatanku, jantungku.. karena aku tidak hidup!

Aku masih ingat betapa indahnya cintaku pada orang itu. Aku masih ingat berapa aku sangat menginginkannya hidup berdampingan dengannya. Ohh lee donghae..

“kembalilah..”

Tidak bisa, cintaku..

Aku hanya bisa mengawasimu dari atas sini. Aku tidak bisa kembali! Tapi aku ingin kembali..

“temani pangeranmu..”

Yeah, my prince..

Aku akan lebih ketat menjagamu dari malaikat-malaikat jahat diluar sana.. aku akan menjagamu dari pria atau wanita lain yang lebih menarik daripada aku!

“kau segalanya bagiku, hyukkie..”

Kau segalanya bagiku juga, lee donghae..

“kau senang disana?”

Senang? Aku tidak tahu! Tapi aku lebih senang ketika melihatmu dari sini. Dari dekat sini.

“kalau senang, aku juga!”

Aku senang kalau kau senang

“kalau sedih, akupun sedih..”

Aku janji aku tidak akan membuatmu sedih lagi!!

“hyukkie..”

Ia mengeluarkan air mata lagi. Aku mengulurkan tanganku ke wajahnya, ingin menyeka air mata dari wajah tampannya. Ohh.. tembus! Aku baru ingat sekali lagi..

“berjanjilah kalau kau akan bahagia disana..” ia menyeka air matanya. “berjanjilah kau tidak akan merasakan sakit seperti disini lagi..”

Ok..

“berjanjilah kau akan selalu melihatku, menjagaku dari atas sana..”

I’m beside you, my love~

Donghae meninggalkan sebuah benda. Kertas gambar yang mengawali pertemuan kita! Angin bertiup agak kencang, membuat kertas itu membalikkan dirinya. Terlihatlah gambar-gambar yang mengawali kisah kita. Kertas pertama adalah gambarku saat aku menatap langit.. lalu gambarku yang sedang tersenyum sambil berkacak dada—karena berhasil mengenyahkan pikiran akan siwon. Ketiga adalah gambar dimana aku memintanya untuk melukisku, selanjutnya gambarku saat sedang memakan ice cream, dan terakhir gambarku saat aku di rumah sakit. Tertidur dengan damainya..

 

The loneliness of nights alone..

The search for strenght to carry on..

My every hope have seemed to die..

My eyes had no more tears to cry..

Then like the sun shining up above..

You surounded me with your endless love..

Coz all the things I couldn’t see..

Are now so clear to me..

You are my everything

Nothing your love wont bring

My life is yours alone

The only love I ever known

Your spirit pulls me through

when nothing else will do

everynight I pray on bended knee

and you will always be my everything..

 

~fin..

 

Tuh kan gaje !! dijamin nyesel dah bacanya..

Ini sya bikin karna saya lagi kesel, Cuma dapet naek 1 peringkat dari yang kemaren. Tapi lumayan lah.. haha..

Ini songfic kedua saya yang gagal.. yang pertama juga gagal..

Okay,, thx for ur understanding^^

7 thoughts on “MY EVERYTHING

  1. kitty ai-chan

    .sya qra operasi’a bakal brhasil,,tpi trnyta. . .trnyta. . .huwaa!!hyukkie oppa,, D’X T^T#lebek
    .daebak laila-san!!(g pnggil ‘thor’ lgi stlah baca ‘about me’ ^^)fighting ne!! ^_^b

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s