The Adventure Club episode #1 part 2

Title : “The Adventure Club” episode #1
Subtitle : First Adventure
Genre : horor *gatau seremnya mah*, a little comedy, a little sadistic, friendship, family, a little romance
Length : 2 of ? di episode #1
Rate : PG 13+ ajalah..
Main cast : *liat di perkenalan*
Other cast :
–    park yoohwan
–    mr sammy
–    members of dance club
Disclaimer : semua yang ada di FF ini punya saya, termasuk castnya *dibakar massa* kalo ternyata ada ff yang sama, ya maafkan saya.. saya ga pernah baca yang kaya gini soalnya..
Summary : yoochan harus memilih antara jabatan dan club. Sedangkan ketua OSIS pengganti sudah dipilih langsung oleh mr sammy, yaitu park yoohwan. Apa yang akan dipilih yoochan? Dan bisakah rencana liburan itu telaksana?
A/N : akhirnya part 2 untuk episode 1 ff ternista dunia akherat ini terbit !!! ga ada yang nungguin bodo amat dah. Gue Cuma pengen sharing (?) aja !! kalo ada siders juga ga papa. Sebenernya pengen nambahin anggota di TAC.. tapi yahh ga tepat waktunya.. nanti pasti ada kok :)) penasaran?? *all : NGGAK!!!!*

***

<<prev

“tinggalkan jabatanmu!” mr sammy tersenyum dari balik kacamata plus-nya.
Jantung yoochan berdetak tak karuan. Udara di sekelilingnya terasa membekapnya. Ia tidak mampu menarik nafas. Matanya berkunang-kunang.
Yoochun yang punya ‘ikatan’ batin dengan saudara kembarnya itu ikut merasakan. Nafasnya bergemuruh mengikuti tempo detak jantungnya. Lelaki itu menggigit bibir bawahnya. Tidak siap menerima kenyataan.
Sang ketua tidak bisa berkutik. Ia paling takut berurusan dengan lelaki tua yang menjadi penguasa sekolah itu. Seung hyun hanya bisa menunduk, dan menunggu jawaban dari si penanggung jawab petualangan kali ini.
“park yoohwan akan menggantikanmu..”
DEG—

*

PART 2

Seseorang masuk tanpa mengetuk pintu ruangan. Seorang lelaki tampan dan tinggi itu langsung disambut oleh senyuman puas karena tamunya datang.
“mau pilih apa lo?” bisik yoohwan pada yoochan.
Yoohwan tersenyum puas melihat kakaknya kebingungan. Terlihat kilatan kebahagiaan di mata sipitnya.
Yoochun hampir saja menonjok wajah adiknya yang benar-benar keterlaluan. Tapi untungnya yoochan langsung menatap yoohwan, dan membuat yoochun puas.
“ini kan yang lo mau?” kata yoochan sambil mengambil pin ketua OSIS dari kerah bajunya. “AMBIL!! Gue udah ga butuh lagi. Kasian anak sekolah ini punya ketua osis dari club SURAM!!”
Yoohwan mengambil pin itu dari tangan kecil kakak perempuannya. Senyum tetap tersungging di bibirnya. Makin lama senyum itu makin memperlihatkan kelicikan seorang PARK YOOHWAN.
“lo kira gue takut? Lo salah pilih musuh!!” yoochan gantian tersenyum sinis. “lo ambil aja itu. Lebih berharga kan daripada cincin mason?”
Yoohwan menatap yoochan yang benar-benar ingin menantangnya. Tangannya terus memainkan pin kecil berharga besar itu.
“lo takut, yoochan!!” yoohwan mendorong kepala yoochan ke belakang dengan pelan. “mata lo ga bisa diboongin!”
Yoochan menyunggingkan senyum yang lebih sinis dari yang tadi. Dan tanpa sadar yoochun juga melakukannya.
“ckckck.. baca latin aja ga bener, mau baca mata orang!” cibir yoochan.
Mr sammy hanya bisa diam mematung di tempatnya. Ia sama sekali tidak mengerti bahasa yang sedang diucapkan dua anak itu. Mr sammy lama tinggal di prancis. Jadi bahasa yang dia bisa hanya prancis, dan sedikit inggris. *jadi dialog-dialog yang ada mr sammy-nya pake basa inggris yak !! gue males nulis inggris nii😀
“saya sudah putuskan untuk memberikan jabatan itu untuk orang bodoh disamping.” Kata yoochan pada mr sammy. “tolong tanda tangani!”
Seung hyun menyodorkan kertas yang dibalut map berwarna kuning itu ke atas meja kebanggaan mr sammy. Mr sammy mengambil bolpoint dari saku jasnya dan menandatangani berkas itu tanpa membaca tulisan diatasnya. Yoochan tersenyum puas.

*

“lo gila ya? Ngapain lo ngasih jabatan besar itu ke yoohwan??” kata yoochun sambil mengikuti arah jalan yoochan yang menuju ke markas.
Yoochan hanya diam dan terus melanjutkan jalan. Tangannya menenteng map berisi surat berharga.
“yoochan, jawab gue!!” yoochun terus mengejar yoochan yang berjalan makin cepat. “YOOCHAN!!!”
Gadis itu tersentak. Yoochun berhasil mencengkram bahu yoochan dan mengarahkan matanya ke arah lelaki itu.
“lo pasti tau jawabannya!” kata yoochan dengan suara yang dipaksakan.
“apa maksud lo?!!” yoochun menyandarkan punggung yoochan ke tembok. “gue tau, club ini penting buat lo. Tapi kita masih bisa—“
“EMANG GUE SALAH KALO NGASIH JABATAN JAHANAM ITU KE ANAK JAHANAM?! ANAK JAHANAM GA PANTES DAPET JABATAN SURGA!!” teriak yoochan sambil mendorong kakaknya ke belakang.
Yoochun tersentak. Tapi dia mengerti maksud yoochan. Jabatannya selama ini malah hanya membuatnya makin terdesak. Tidak bisa melakukan apa-apa. Tapi Mr Sammy benar-benar menginginkannya menjadi ketua OSIS untuk balas dendam.
“oke.. oke.. gue bakal—“
“ga perlu!!” yoochan memutus ucapan kembarannya dan berjalan angkuh. “gue bisa bilang sendiri ke anak-anak. Gue ga suka nutupin sesuatu!”
Yoochun terdiam di tempatnya. Emang ga enak punya kembaran yang bisa baca pikiran! Pikir yoochun.

*

“mwo? Noona..” kwangmin menggelengkan kepalanya dan menatap yoochan dengan mata lebarnya. “aniyo!! Noona, batalin!”
“noona, kita rela ga jalan juga!! Yang penting jangan sampe OSIS dipimpin sama bajigur (?) itu!!” sahut youngmin ikut marah.
“chan, lo gila? Yang ada anak itu bakal ngapus eskul ini!!” timpal jungmin.
Yoochan mengangguk mendengar pendapat anak-anak setelah memberitahukan kejadian di ruang mr sammy.
“malah bagus kan kalo eskul ini diapus dari daftar?” kata yoochan dengan suara setenang mungkin.
Semuanya hampir menonjok satu-satunya perempuan di club itu. Tapi mereka masih punya hati. Dan tidak mau menyakiti kaum yang paling disayang itu *plok plok plok
“bagus gimana sih?! Lo itu bego apa kelewat tolol sih?!” tanya yoochun yang tidak habis pikir.
Yoochan menatap kembarannya. “terserahlah lo mau bilang apa.”
“gue ga bakal bantu lo ya buat ngalahin yoohwan di rumah!” balas yoochun mengancam.
“stop!!” seung hyun kembali jadi penengah untuk dua anak itu. “kalian lanjut aja di rumah sendiri. Gue ga mau club ini jadi tambah jelek gara-gara lo berdua!”

*

Keesokan harinya, anggota adventure club kembali berkumpul untuk menyelesaikan masalah petualangan pertama untuk tahun ini. Segala cibiran mereka lewati tanpa memandangnya sedikitpun. Walaupun yoochan hampir saja masuk ke lubang keributan dengan adiknya sendiri.
“tempat yang bakal kita datengin itu semacem bumper, tapi bukan bumper. Disitu ga ada rumah penduduk sejak 5 tahun lalu. Tapi gue ga tau sekarang udah ada apa belom.” Terang yoochan. “petualangan kita hampir sama kayak naik gunung. Kita bakal naik-turun, dan udara disana ga nentu. Bisa panas banget, bisa dingin banget. Makanya kita sedia baju yang hangat, tapi juga baju untuk musim panas.”
“lo yang bener napa milih tempat!!” protes jungmin.
Yoochan tersenyum mengerti. “bukannya lo yang milih begini? Ini namanya petualangan!”
“SETUJU!!” sorak jo twins.
“gue lanjut ya..” lanjut yoochan. “kita bawa snack dikit aja. Ya.. sekitar buat 1 harilah.”
“emang kita berapa hari?” tanya kwangmin.
“3 hari!!” jawab seung hyun.
“nggak!!” bantah yoochan sambil menggelengkan kepalanya. “seminggu!!”
“MWO?!!” pekik seung hyun dan yoochun.
“kita punya libur dua minggu. Kenapa kita Cuma pake seneng-seneng 3 hari?” yoochan menyunggingkan senyum jahil. “and then, kita bawa—“
“lo ga bisa bikin keputusan sepihak..” kata yoochun memotong ucapan yoochan.
Keributan kecil berlanjut diantara sepasang saudara kembar berbeda sel dan juga sang ketua. Yang lainnya hanya bisa menggaruk kepala yang tidak gatal dan mendecakkan lidah.
“ini sebenernya ketuanya siapa sih?” tanya youngmin bingung.
“iya.. yang ngomong kenapa noona?” sahut kwangmin juga.

*

“oke.. keputusan akhir 5 hari!” kata seung hyun yang disambut sorakan meriah dari kwangmin dan youngmin.
“bawa baju secukupnya. Dari rumah lebih baik pake baju biasa. Tapi sampe pulau nami langsung pake jaket.. anggap aja mau ke gunung. Tapi anggap juga mau ke pantai karna udaranya bakal panas di tengah-tengah.” Kata yoochan seakan mengetahui semua tentang tempat itu.
“bawa makanan secukupnya juga..” kata yoochun. “trus juga bawa beras. Masing-masing..”
“5 liter!” sahut yoochan yang langsung dapat jitakan meriah dari yoochun juga seung hyun. Maklum, yoochan itu lebih suka makan nasi daripada ngemil *gue banget !!!! xDD
“cukup satu liter seorang.” Jawab seung hyun akhirnya.
“satu liter? Mana cukup buat 5 hari??” heran yoochan.
“katanya petualangan..” sindir yoochun.
“6 liter buat 5 hari. Sehari makan satu kali!” jawab seung hyun.
“ihh!! Oppa mau bunuh gue nih..” kata yoochan kesal.
“sekalian bawa mie instan ya masing-masing 3 bungkus..” balas seung hyun tak mengacuhkan protes yoochan.

*

Tanpa diketahui oleh 6 member adventure club itu, sepasang mata mengintip melalui celah yang ada. Bibirnya tersungging sebuah senyum manis yang mengandung arti jahat.
“I’ll cancel that plan, park yoochan~~”

*

“kwang, mana lampu neonnya???” tanya yoochun pada kwangmin.
“jungmin, mana senter juga? Kan kemaren gue suruh taroh, pada taroh dimana sih?” sekarang giliran yoochan yang bertanya pada jungmin.
“chan, liat pisau oppa nggak?” tanya seung hyun sambil mengais benda-benda untuk mencari pisaunya.
“ani.. cari sendiri deh!! Ini senter pada kemana sih?!!” balas yoochan sibuk sendiri.
“noona, aku lupa bawa mie-nya nih..” lapor youngmin pada yoochan.
“omo.. gue juga lupa bawa!! Umm.. kita beli aja, yuk?” ajak yoochan sambil menaruh tas besar bawaannya di meja.
“yaudah..” angguk youngmin.

*

6 anggota adventure club merebahkan diri mereka di bawah lantai, merenggangkan otot-otot yang dipakai untuk mengangkat beban tas bawaannya besok.
“uoooooohhhhhhh…” erang mereka semua.
“okay..” kata seung hyun dengan nafas tersengal. “kita bawa dulu ke tempat aman. Aku takut ada sesuatu yang tidak diinginkan terjadi.”
Semuanya mengangguk.
“aishhhh.. ga sabar ih buat besok!!” kata kwangmin.
“me too!!!” timpal youngmin.
Tok.. tok.. tok..
Pintu ruangan club adventure diketuk seseorang. Yoochan berdiri untuk membukakan pintu. Tapi dicegah yoochun dengan alasan ‘takut kenapa-napa’. Dan yoochun sendiri yang membuka pintunya.
“lo semua—“ yoochun menatap rombongan club dance yang datang sambil membawa banyak bawaan di punggungnya.
“mau ngapain lo?” tanya yoochan to the point.
Yunho, selaku ketua dance menganggukkan kepala sambil tersenyum. “boleh gak, kita ikut adventure bareng kalian? Maap nih, kemaren kita nguping. Dan rencana yoochan bener-bener bikin kita penasaran! Boleh gak?”
Kwangmin melebarkan matanya. “serius?”
Yunho mengangguk lagi. Diikuti 10 anak buahnya yang lain.
“kita Cuma sebelas orang kok.. tadinya gue mau ajak semuanya. Tapi yahh.. takut lo repot.” Gi kwang, wakil ketua dance ikut menimpali. “please yah boleh??”
Yoochun meminta persetujuan pada yang lainnya di belakang. Ada yang bilang boleh, ada yang bilang tidak boleh.
“kenapa nggak boleh, chan?” tanya yunho lembut.
Yoochan menelan ludah. “umm.. first, gue ga mau anak-anak ada pihak yang salah paham dengan kejadian ini. Then, gue ga mau lo kenapa-napa. Lo belom pengalaman. Jadi gue takut lo di jalan sakit atau kenapalah. Next, gue udah mesen semuanya. Mobil jeep buat disana Cuma muat buat 7 orang. So??”
Yunho sudah mengantisipasi semuanya. Ia menyuruh gi kwang untuk menyampaikan pada gadis yang doyan berpetualang itu *kayanya bukan gue banget deh si yoochan ==”
“first, kita udah antisipasi buat itu. Then, kita emang belom pengalaman. Tapi kita udah siap kok! Kita semua laki sejati kok!!”
“gue cewek, gi kwang!!!” teriak suzy dan fei berbarengan.
Gi kwang mengangguk. “lanjut ya. Next, kita udah sediain jeepnya kok.. itu lokasinya ada di gunung gitu kan? Gue pernah tuh diajak kesana. Tapi gue takut. Nah ini karna ada temen, gue jadi ga takut lagi.”
Seung hyun mengangguk. “oke, confirm! Minta data anak-anak yang ikut buat di absen. Nanti yang lainnya kita diskusiin. Masuk aja dulu..”

*

“okay.. barang-barang ini gue titip ke tempat yang aman pake mobil pick up nanti. Besok kita ngumpul di XXXXXXX *author ketauan males nulis* jam setengah 6 harus udah siap disana. Telat, kita tunggu 5 menit. Kalo lebih, okay.. siap-siap gigit jari.” Kata seung hyun mengakhiri keputusannya.
“OKEEEEEEE!!!”
Hari itu benar-benar hari sibuk untuk adventure club. Tapi juga menyenangkan karena akhirnya liburan penuh petualangan itu berhasil dilaksanakan. Yah.. walaupun ada kejadian tidak mengenakkan sebelumnya.

***

Minggu pagi, pukul 4.31 di kediaman jo twins..

“young hyung, bangun!!!! Udah pagi nihh!!!” teriak kwangmin overacting.
Kwangmin menjadi orang yang paling pertama bangun di keluarga. Ayamnya saja kalah pagi dengan kwangmin *ayamnya kan mati, jadilah kalah #plakk
“paling juga baru jam 4. hoammmmm~~ nanti lagi deh. Masih ngantuk!” balas youngmin yang setengah jiwanya pergi ke alam mimpi.
“kata siapa baru jam 4? Udah mau jam 5 juga!! Tuh ayam udah pada mati ngebangunin lo!!” kwangmin menepuk pelan pipi kembarannya. “youngmin hyung..”
Youngmin menutup wajahnya dengan bantal. “ya elah kwang.. dari tadi gue denger ayam udah pada berkokok. Pas gue liat masih jam 2! Ya udah gue tidur lagi. Gue juga baru merem. Jadi paling baru jam 4 lah maksimal.”
“pala engkong lo baru jam 4! Udah setengah 5, monyong!!”
Youngmin langsung bangun dari tidurnya dan menatap jam weker yang sudah mati dari tadi. Lalu memasang tampang kaget dan langsung menyambar handuk yang tergantung di lemarinya.

*

Sementara itu, di kediaman DesperaTwins *nyesek gue dah xD kan udah baikan ama chunnie ==”

“kok ngga ada yang bangunin? Tumbenan juga tuh demon ga ganggu gue lagi mimpi!” kata yoochun berargumen sendiri.
“iya eh!! Sejak kapan yoochan telat bangunin gue kalo libur gini? Ahh.. ada yang ga beres nih pas gue nyelesein PR kemaren! Ampun!! Gue baru inget ada demon yang lebih kejam dari demon (?) di rumah ini!!” yoochun menepuk jidatnya dan berdiri di sebelah kasurnya. “YOOCHAAAAAAAN, BANGUUUUUUUUN!!!”

*

“YOOCHAAAAAN!!” yoochun menggedor pintu kamar kembarannya sambil menyebut namanya.
“CHAAAAAAN, GUE UDAH SIAP!! LO DIMANA? LAGI GANTI BAJU APA KAGAK??” yoochun terus mengulangi pertanyaan sampai akhirnya ia lelah berbicara.
“yaudah, gue buka yaaa..”
Yoochun mengambil kunci duplikat yang ada di saku jaketnya. Lalu membuka pintu itu dan berhasil! Tapi dia tidak menemukan kembarannya itu disana. Dari kamar mandinya juga tidak ada suara gebyuran air.
“ada yang ga beres beneran nih! Ahh~ YOOHWAAAAAAAN!!”
Kali ini yoochun langsung mendatangi kamar adik laki-lakinya yang paling sinis. Padahal beda hanya setahun *in fact, bedanya 5 taun. Yoochun-yoohwan-yoochan #ganggu
“YOOHWAN, LO—“ yoochun langsung menghentikan ucapannya kala melihat adiknya itu tertidur di atas meja dengan buku yang menutupi kepalanya.
“ckck.. terus yoochan kemana? Kan ga mungkin dibawa kabur seung hyun hyung! Ahh~~ beneran gila gue kalo ga nemuin tu anak! Kan ga ada yang bantu gue angkat barang”

*

Back to jo twins house..

“siaaaap!!” Youngmin berdiri di depan meja makan. Setelah setor muka pada kwangmin, ia langsung duduk di kursi depan kwangmin.
“wae?? Ada yang salah? Gue tambah ganteng ya? Ini baju sengaja gue beli buat adventure ini!” pamer youngmin sambil menunjukkan kemeja model barunya.
Kwangmin menggeleng. “bukan itu!! Ga ada yang masak buat sarapan kita..”
Youngmin langsung menggebrak meja saking kesalnya. Dia kira ada yang salah dengan penampilannya. Yaaahh.. kwangmin lagi tak waras *author dirajam BF

And now, kita lihat suasana rumah jungmin..

Jungmin menengadahkan kepala ke atap kamarnya. Di pikirannya hanya ada dia. Seorang wanita cantik yang telah mengubah hidupnya.
“do it just for me please.. aku tidak mau orang lain yang menyelesaikan…”
“why? Aku bukan orang yang pantas untuk melakukan ini! Aku tidak bisa.. benar!”
“kenapa tidak mencoba? Kau belum mencobanya..”
“mianhe.. aku tidak bisa lama disini..”
Tiba-tiba pembicaraannya terakhir dengan wanita itu terngiang di kepalanya. Setetes air mata jungmin jatuh.
“cih!! Aku cengeng? Aniyo!! Jangan kira aku tidak bisa. Sebentar lagi kau akan lihat sisi petualangku! Aku pasti bisa!!” jungmin menyemangati dirinya sendiri. Lalu berdiri dari kasur empuknya untuk ditinggalkan selama 5 hari.

*

BRAAAAK!!
Yoochun berhasil membuka pintu kamar mandi di kamar yoochan dengan sekali dorongan. Ia menemukan sosok kembarannya sedang memeluk lutut di dekat kloset.
“yoochan??” yoochun langsung memeluk kembarannya. “gwaenchana?? Bangun, chan!! Lo ga lupa kan ini hari apa??”
Yoochan membuka matanya. Yang pertama kali dilihat setelah cahaya adalah yoochun. Ia tersenyum pada kakaknya.
“gue ga papa. Kemaren kekurung aja. Lucu kan?” yoochan mencoba tertawa di atas penderitaannya.
“jangan sok ngelucu deh! Lo ga punya keahliannya..” kata yoochun sambil membantu kembarannya berdiri.
“sono keluar!” yoochan mengusir yoochun dari kamar mandi.
“enak aja lo nyuruh gue keluar! Kalo ga ada gue di kamar mandi terus lo!” kata yoochun tersindir.
“gue mau mandi. Lo mau liat? Mendingan nanti aja deh liat tubuh istri lo!”
Yoochun menoyor pelan kepala yoochan. “ga napsu gue liat punya lo!! Punya gue aja udah bagus kok..”

*

Saking serunya perdebatan dua pasang anak kembar di TAC, jadi lupa dengan sang ketua. Mianhaee seung hyunnie~~ *author ditebas seung hyun
Seung hyun menelpon orang yang menjaga barang-barang clubnya dan juga club dance untuk memastikan bahwa semua bawaannya disimpan dengan aman tanpa ada orang yang memata-matai.
“aku akan datang.” Seung hyun menutup teleponnya dan bergegas pergi ke tempat penyimpanan barangnya. Dia harus datang lebih awal dari yang lainnya. Pukul 4.49 seung hyun sudah tidak ada di rumahnya.

*

11 member club dance berkumpul di tempat latihan dance biasa. Yunho dan gi kwang mengabseni mereka untuk pergi ke tempat janjiannya dengan club petualang.
“suzy?”
“hadir!”
“yoseob?”
“ya!”
“fei?”
“siap!!”
“seungri?”
“siaaaaap!!”
“seungri ngikutin!!!” teriak fei kesal.
“biarin. Weeekk :P” balas seungri sambil memeletkan lidah.
“kwangsu?”
“hadirrr!!”
“minwoo??”
“selaluuuuu!!”
“hyunseong?”
“dataaang!!”
“jo kwon?”
“untukmu!!!!!”
“wooyoung??”
“hadir!”
“semua udah dateng!!” gi kwang tersenyum girang (?) “now, kita berangkat! Go to jeep!!”

***

Di tempat janjian..

“lah? Tumbenan si yoochan ama yoochun dateng belakangan?” seung hyun celingak-celinguk mencari dua anak kembar yang stressnya diatas rata-rata itu *gue ditabok chunnie
“telponin hyung!” usul kwangmin yang juga khawatir. Kan club ga rame kalo ga ada yoochan *PLAKKK
“ga diangkat. Lagi ada urusan apa ya sama yoohwan? Dari kemaren kan yoochun bilang yoochan debat terus sama yoohwan!” seung hyun mengingat percakapannya dengan yoochun tadi malam.
“sori kita telat! Biasalah tuh anak pungutan mami marah-marah. Dia kan ga suka yoochan ikut beginian!” kata yoochun meminta maaf.
“gak papa kok.. ayo berangkat. Takutnya nanti macet.”

*

Dari tempat 17 orang itu bernaung (?), mereka menaiki mini bus yang baru dipesan kemarin. Suasana di bus tidak bisa tenang. Semuanya tertawa dan membayangkan kejadian lucu, menarik, aneh, supranatural, dll.
“aduh.. aku takut deh kalo nanti ketemu orang desa situ!” kata jo kwon dengan gaya lebaynya yang luar biasa *author diinjek kwon appa
“kenapa emang?” tanya fei bingung.
“kan aku orangnya lucu. Nanti kalo mereka ada acara kan butuh pelawak kayak aku. Nanti aku diambil.” Jawab jo kwon yang berhasil mendapatkan balasan jitakan keras fei.
“Dasar!! Gue kira kenapa.” Fei berdiri untuk bermain bersama suzy.
“YOOCHUN, GUE GA MAU!!”
“chan, kan Cuma dikit.”
“NGGAK!!”
“ahh.. lo kan kembaran gue yang paling baik selaut pasifik. Ayolah~!”
“sekali nggak, tetep nggak!!”
“dikiiiiiit aja..”
“no!!”
“please??”
Sekarang desperaTwins malah jadi tontonan gratis untuk anak-anak di dalam bus. Padahal hanya karena yoochun meminta camilan yoochan saja! Ckck.. dasar kembar aneh! *ngatain diri sendiri ==”
15 menit kemudian, perdebatan tak jelas dari waktu ke waktu itu selesai. Semuanya kembali ke kursi dan mulai larut dalam dunia mimpi untuk menyingkat waktu. Siapa tahu setelah mereka membuka mata sudah sampai di tempat tujuan.

*

Di sisi lain, ada satu mobil kecil yang tidak terlihat oleh anak-anak *plakk* mengikuti mereka..
“kenapa mereka bersama?” tanya si pria tua dengan aksen inggris yang kental pada orang di sebelahnya. “padahal aku hanya mengincar satu orang!”
“aku juga tidak tahu bakal begini!” balas orang di sebelahnya.

***

Pertanyaannya :
1.    bisakah club adventure dan club dance melaksanakan liburannya dengan lancar?
2.    siapakah yang berbicara di segmen terakhir?
3.    siapa yang dimaksud dua orang di segmen terakhir itu?
Jawabannya :
1.    gue ga tau! Orang belom mulai #plakk
2.    ga tau gue juga. Ga yakin ==”
3.    ??

#ga penting

Pada penasaran gak ?? *maksa banget nih pertanyaannya ==”
Don’t forget to RCL yaaa😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s