Our Baby (Prolog)

Title : Our Baby

Genre : comedy, romance, gaje

Length : prolog of ?

Cast :

–       Kim Sungje

–       Park Yoochan

A/N : nambah utang lagi!!!!! Hahahhahaaaaaa~~~~~ #dancestupidlove (?)

Ff ini terinspirasi dari novel ‘so I married an antifans’ dan semoga aja ga ada kesamaan. Kalo ada kesamaan pun mohon maafkan. Karena gue baru baca halaman awal dan itu punya teman!! #gamodal

Kalo ga ada yang ngomen gue males lanjutin cepet-cepet. Jadi sabar aja kalo mau tau akhir cerita ini😄

***

“… tinggal kirimkan formulir data kalian agar bisa ikut reality show ‘our baby’!! ayooo!!! Kali ini bersama supernova. Siapa yang kalian inginkan? Jung Yunhak-kah? Tapi ia sedang wajib militer. Kim Sungje kah? Ahh pastinya kalian memilihnya! Kim Kwangsu?? Yoon Sungmo? Song Jihyuk atau si magnae Park Geonil? Ahhh itu tergantung juri! Ayooooo siapa beruntung dapat mereka!!”

Yoochan langsung mematikan TV-nya. Lalu buru-buru menyalakan komputer dan bersiap untuk mendaftarkan diri menjadi bintang di reality show terbaru dari salah satu stasiun TV besar Korea. Harapannya sebenarnya bukan menjadi terkenal. Ia hanya ingin melihat lebih dekat idolanya. Seorang rapper muda di grup itu. Park Geonil.

“oooooh geonil!! Apakah kita bisa bertemu???? Awalnya memang hanya begini. Tapi akhirnya kita cinta lokasi, setelah itu kita menikah, punya anak, dan anaknya pasti pintar, tinggi, jago ngerap, dan tentunya bisa berenang!!” khayalnya amat sangat berlebihan.

Tapi kemudian ia ingat….

“Di Supernova kan ada si jelek Sungje!! Laki-laki sok ganteng, sok terkenal, gendut, jelek, ga bisa nyetir, ga bisa renang, jahil. Ahhhhhhhh kenapa harus ada orang sejelek dia di grup itu? Bikin muak saja!” katanya menggumam sendirian.

Sungje adalah temannya di SMP. Setiap hari selalu menjahilinya dan tidak pernah berhenti mempermalukannya. Yoochan sangat membencinya. Amat sangat membencinya!! Lebih dari antifans pada artis yang dibencinya. Sebenarnya ia ingin meracuni Sungje dari dulu. Tapi terlanjur ketahuan teman-teman pecinta Sungje. Jadi, aksi itu langsung dihentikan dan ia harus menerima ribuan caci maki dari orang-orang. Sampai kuliah pun, ia masih membencinya. Membencinya lebih dari ANTIFANS!! MORE THAN ANTIFANS!! #capskelanjut~

***

Nama : Park Yoochan

Pekerjaan : Editor freelance di majalah

Tempat/tanggal lahir : Gwangju, 24 Desember 1986 *gue tuain 10 tahun biar sama kek sungje == “

Alamat : jalan bla bla bla nomor bla bla bla

Member yang paling diinginkan untuk pasangan : Park Geonil :*

Harapan untuk reality show ini selanjutnya : semoga terus berjaya dan asyik untuk ditonton! Semoga tidak pernah habis dan selalu membawa ide unik dan mengerti apa yang penonton suka!! Apalagi di episode perdana ini! Harus beda dari biasanya!!

Finish~ save~ send e-mail.

Yoochan menguap lebar setelah menyelesaikan tugasnya. Bukan tugasnya menjadi editor di majalah. Tapi tugasnya untuk mendaftarkan diri di reality show our baby.

“Semoga diterima. Aku harap mereka memilihku untuk menjadi pasangan si magnae Geonil! Amin!!” doa Yoochan. Ia lalu mematikan komputernya dan merebahkan diri di kasur. Perlahan tapi pasti matanya tertutup. Membayangkan yang terjadi kalau ia benar-benar ada di reality show itu. Walaupun rasanya sangat mustahil~ tapi kemungkinan mendapat Sungje hanya 1 : 6. masih bisa mendapat yang lain. Yang tentunya bukan Sungje.

***

Seminggu kemudian, sebuah surat dimasukkan ke dalam kotak surat oleh seorang petugas pos. Seorang laki-laki berbadan tinggi kekar kebetulan keluar dan melihat petugas pos mengantar surat ke rumahnya.

“Jarang sekali. Ada apa ini?” lelaki itu membawa masuk satu surat yang baru dimasukan petugas pos itu. Lalu membaca subjek yang tertera disana.

To : Park Yoochan

Jalan bla bla bla nomor bla bla bla

“Tumben anak jelek itu dapat surat! Apa surat peringatan karena lama tidak mengedit?” tanyanya meremehkan saudara kembarnya. Lalu membawa amplop cokelat itu ke dalam rumah.

*

“Kau mendaftarkan diri ke acara ‘our baby’?” tanya Yoochun to the point. Saudara kembarnya ini memang tidak pernah tidak to the point.

“Hmm…” jawab Yoochan malas. Ia sedang mengedit naskah yang masuk ke e-mailnya.

“Kau diterima. Selamat ya!” kata Yoochun sambil mengulurkan tangan setelah menaruh amplop cokelat berisi surat pemberitahuan.

“Eh?” Yoochan yang sedang menggigit sedotan bekas minum susunya tadi menatap bingung ke saudara kembarnya.

“Iya! Selamat!!” Yoochun tersenyum. Tulus. Terlihat tulus sekali! Tapi.. entahlah yang di hatinya.

“Kyaaaaaaaaaaaaaaaa Geonil-ah!!!!! Aku dataaaaaaaaaaang!!!!!!!!!!!” kata Yoochan sambil lompat-lompat kegirangan di atas kasur.

Yoochun tersenyum penuh kejahilan. Lalu lari ke kamar. Takut saudara kembarnya mengamuk.

Yoochan lupa membaca isi suratnya. Ia mengambil amplop cokelat yang diletakkan Yoochun tadi. Lalu membacanya perlahan.

Annyeonghaseyo!

Chukkahamnida anda mendapat kesempatan untuk mengikuti reality show ini. Anda meminta kami untuk berbeda dari biasanya. Dan kami sangat menghargai itu.

Inilah keputusan kami.

Kami dari pihak *** memberimu kesempatan untuk menjadi bintang di Our Baby. Dan anda kami ajak untuk menjadi partner Kim Sungje untuk menjadi pendamping bagi bayi yang sudah kami pilih.

Selamat!! Sekali lagi selamat!! Kami akan menjemput anda besok di rumah anda. Pukul 10 pagi. Bersiaplah!!

 

Tertanda,

 

Lee Seok Hoon

 

Dan malam itu, teriakan penuh kebencian membahana di sekitar rumah besar bertingkat dua itu. Yoochun menutup telinganya rapat-rapat. Salahnya sendiri memilih kamar di sebelah saudara kembarnya yang bersuara 5 oktaf (?) sekaligus sadis tingkat tinggi.

***

“Otte??? Mereka akan menjemputku jam 10 nanti!”

“Lalu?”

“Aku harus bagaimana? Nan ojeoragoooo?!!”

“Tinggal ikuti aja apa maunya. Bukankah kau yang mau menjadi bintangnya?”

“Tapi… tidak—ahh bukan dengan Sungje!! Ya, bukan dengannya!! Hiii~ aku sudah jijik mendengar namanya. Mengucapkannya membuatku ingin muntah. Hii~”

Ting nong

Bel berbunyi. Raut wajah Yoochan sudah menunjukkan kepanikan. Sedangkan Yoochun dengan santainya tersenyum dan berjalan ke depan untuk membukakan pintu.

Duarrrr!!!! Blitzz!!!! Duarrrrr!!! Blitzzzz!!!

Suara petir di siang bolong dicampur suara jepretan kamera langsung menyerbu Yoochan setelah membuka pintu. Kembali ia bertemu dengan lelaki masa lalunya yang super ia benci. Ingin ia menendang Sungje untuk melampiaskan dendam masa lalunya yang kelam.

“Sudah lama tidak bertemu! Aku merindukanmu, Park Yoochan!” ucap Sungje sambil tersenyum jahil.

Sungje yang dilihatnya sekarang bukan Sungje yang gendut, pendek, aneh, dan penuh teka-teki lagi. Sekarang yang dilihatnya lelaki berbadan kekar, tinggi, berkulit putih, tampan dan tetap jahil.

“Neo jugeosso, Park Yoochan.” Ucap Sungje lagi pelan.

“Neodo jugeosso, Kim Sungje!” balas Yoochan dingin.

Dan acara “our baby” pun resmi dimulai!!!!!

*****

TBC

3 thoughts on “Our Baby (Prolog)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s