2hours/6days of Date (Prolog)

Title : 2hours/6days of Date
Genre : comedy, romance, YAOI, boyxboy, little angst, OOC *dikiiiiit
Length : prolog of ?
Cast :
–    Park Geonil
–    Kim Sungje
A/N : karna gue ngidam ff GeonJe, jadilah ini ff gue buat!! Hahha….
Yaah walaupun GeonJe shipper ga banyak, dan ga ada yang tau siapa itu GeonJe a.k.a Park Geonil – Kim Sungje..
Tadinya mau jadiin ini GeonJi, tapi… jihyuk terlalu ganteng buat dijadiin uke ==” yasudahlah, jadi laki gue yang gue tumbal *diinjek
Gue ga tau maksud judulnya apa. Pokoknya itu judul gue ambil dengan amat sangat ngasal!!
Yasungje, baca yaaa ^^ and leave comment ^^

***

“Kencan denganku!” kata Park Geonil pada lelaki cantik di depannya yang sedang menikmati ice cream cone rasa strawberry di tangannya.
Kim Sungje—nama si lelaki cantik itu—tersenyum kecil. “Kencan?”
“Dua jam selama 6 hari. Total 12 jam.”
“Aku tidak menerima tawaran dari laki-laki sepertimu.” Kata Sungje angkuh.
“1 juta untuk sekali kencan.”
Mata Sungje langsung melebar mendengar tarif yang dilontarkan lelaki di depannya ini. Memang Geonil anak pengusaha kaya. Tapi tarif segitu untuk dua jam kencan??? Jangan-jangan Geonil ingin ‘memakainya’ untuk memuaskan nafsu diri. Wah!!
“Aku tidak akan melakukan apa-apa padamu. Percayalah padaku.”
Sungje tertawa kecil. “Kau tahu kan peraturan kencanku? Tidak—“
“Tidak boleh melakukan hubungan badan, tidak boleh berpegangan tangan, tidak boleh peluk, harus mempunyai uang banyak untuk mentraktirmu, harus mempunyai kendaraan sendiri untuk mengangkutmu kemana-mana, tidak boleh lupa membayar tarif kencan.” Geonil sangat hafal dengan peraturan itu. “Hubungan badan, aku tidak mengerti bagaimana caranya melakukan dengan sesama laki-laki. Berpegangan tangan, itu hal yang gampang. Tapi kalau kau tidak mau kusentuh sedikitpun aku tidak akan menyentuhmu. Aku tidak akan memelukmu kalau kau juga tidak mau. Aku punya uang banyak. Jangankan mentraktirmu, untuk membelikanmu rumah pun aku bisa. Aku punya 3 mobil pribadi, 10 mobil ayah dan 3 mobil milik kakakku. Dan satu lagi, aku tidak akan lupa membayar tarif kencan ini!”

***

“Jam 4 di Namsan tower!!” kata Geonil ketika Sungje baru menampakkan batang hidungnya di depan gerbang.
“Ha?”
“Jam 4 di Namsan tower. Kutunggu kau! Kalau tidak, aku akan tetap menunggumu sampai kau datang.”
Tess…
Butiran putih turun tepat mengenai hidung Sungje yang mancung. Ia menyentuhnya. Itu salju! Kemudian makin banyak salju yang turun mengenai wajahnya. Udara dingin berhembus.
“Kau mau membuat drama ‘kkotboda namja’ versimu sendiri, eoh?” Sungje tersenyum mengejek.
“Jam 4 di Namsan tower.” Kata Geonil untuk terakhir kalinya. Ia lalu melangkah menjauhi Sungje yang masih mematung di depan gerbang.

***

Sungje mendengus kesal. Ia mengasingkan diri di balkon atas dan merencanakan sesuatu untuk membatalkan kerjasama ini.
Ah ya, Sungje mempunyai ‘bisnis’. Bisnis ini mungkin bisa menurunkan harga dirinya. Tapi ia sedang butuh uang untuk membiayai pengobatan ibunya. Ckck.. kasus yang selalu sama dikalangan orang miskin sepertinya.
Sungje ‘menyewakan’ dirinya untuk menjadi teman kencan dengan berbagai peraturan. Sungje menerima ajakan kencan perempuan maupun laki-laki, asalkan mereka mematuhi peraturan. Tapi kalau ada satu atau maksimal 2 peraturan yang dilanggar ya.. konsekuensinya membayar lebih pada Sungje.
Sungje adalah seorang laki-laki yang bisa dibilang cantik untuk ukurannya, tapi cukup tampan dan gentle bila dekat perempuan. Ia mempunyai tinggi 184 cm dengan rambut pendek berwarna hitam yang lebat. Ia berkulit putih dan mempunyai hidung mancung, bibir tipis serta mata sipit. Bibirnya yang tipis akan membuat senyumnya makin manis bila dipandang. Daya tariknya yang paling menonjol adalah matanya. Matanya mempunyai banyak ekspresi yang bisa menyiratkan perasaan di hatinya.
Peraturan dalam kencannya cukup banyak. Seperti yang dikatakan Geonil. Dan juga waktunya tidak banyak. Hanya 2 jam sehari. Kalau lewat, oh.. Sungje langsung meninggalkannya.
“Mungkin berpacaran dengan lelaki superpintar dan superkaya itu enak juga. Sejuta sekali kencan? Enam hari jadi… 6 juta!! Ditambah kalau dia melakukan pelanggaran.. ah!!” mungkin inilah honor terbesar dalam hidupnya untuk menjadi teman kencan atau hanya sekedar teman curhat. “Ya… aku akan mencobanya. Setidaknya aku tidak akan menyesal dapat uang segitu untuk ibuku.”

***

TBC

Rencananya nih, kan ini kencannya 6 hari, jadi 6 part pula gue mau bikin. Tapi karna waktunya Cuma dua jam setiap kencan, jadilah pasti pendek-pendek partnya. Hhoho~~ XDD

4 thoughts on “2hours/6days of Date (Prolog)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s