Time To Love (BaekRen Ver) Prolog

Title  : Time To Love (BaekRen Ver)

Genre : Comedy, romance, yaoi, bl, ooc, etc

Length : Prolog of ?

Cast :

–          Kang Dongho a.k.a Baekho (Nuest)

–          Choi Minki a.k.a Ren (Nuest)

Other Cast : Nuest Members

A/N : AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA UDAH LAMA KAGA NGEPOST DISINI!!!! KANGEEEEENNN!!! XDXD

Doh padahal TTL GeonJe sama HyunMin belom selesai gue udah bikin lagi *ga konsisten *dilempar gelas aqua*

Ehm, ini ff pesenan Detry unnie yang sepertinya lagi kesengsem ama kopel ini. Kalo gue kesengsem juga tapi lebih jatuh cinta lagi sama GeonJe😄

Mohon maaf kalo ini OOC, dan maaf lagi kalo ga ada feelnya. Maklum gue  ga terlalu mengenal karakter orang di ff gue ini😄

Hai, douzoooo ^^

 

****

>> Prolog <<

 

“Minki sayang, kau harus bangun nak.” Ucap seorang wanita tepat ditelinga lelaki berwajah cantik yang masih menikmati alam mimpi dengan nikmatnya.

“Zzzzzzz….” Choi Minki tidak bisa membedakan dunia asli dan mimpi. Ia berpikir ibunya sedang menyuruhnya bangun di mimpinya.

“Minki sayang, kau akan menyesal kalau tidak bangun. Bangunlah.” Ucapnya lagi.

Minki masih belum bisa membedakan alam mimpi dan nyata. Baginya ini masih malam dan waktunya untuk tidur lebih pulas lagi.

BYUUUUUURRRR!!!!!!!

Senjata terakhir pun diberikan sang ayah karena ucapan lembut ibunya tidak didengar. Mr Choi Siwon dengan tenang membanjur anak semata wayangnya dengan air dingin.

“Huaaaaaaaaa ada banjir besar!!!! Ummaaaaa ada banj—“

“Mana banjir? Mana? Mana? Mana?” balas sang ibu menggoda. “Cepat  mandi! Sebentar lagi acara dimulai.”

“Ha? Acara? Acara apa?” tanya Minki bingung.

Kedua orangtuanya tersenyum penuh kerahasiaan. Minki mendengus kesal dan ingin kembali tidur kalau saja ia tidak ingat kasurnya sudah basah karena siraman maut ayahnya.

“Nanti kau bisa lihat sendiri. Sekarang kau mandilah. Umma tunggu 10 menit lagi di bawah.” Ibunya menepuk pelan pundak Minki. “Anakku ini sudah besar.”

Minki mendengus berkali-kali. Ia mengacak rambutnya yang sudah acak-acakan karena posisi tidur yang berubah-ubah seiring perjalanan waktu yang singkat di malam hari.

“Acara apa sih? Jangan bilang aku dijodohkan!” Minki terkekeh pelan. “Dijodohkan? Memangnya aku setidak laku apa untuk dijual mereka? Ck.”

 

****

 

“Umma aku bukan—“

“Perias, mohon rias anakku secantik-cantiknya ya. Aku tidak mau tahu! Perias lain mana? Aku juga ingin tampil cantik.”

“Yoona, jas krem kebanggaanku mana?”

“Sudah kubuang. Lagian jas kekecilan saja dipakai. Sudahlah pakai yang lainnya.”

“AAAAA KENAPA DIBUANG?!!!!!”

Kesibukan di rumah keluarga Choi itu begitu memekakan telinga bagi yang mendengar. Kalau bukan karena uang mungkin para perias itu sudah menolak mentah-mentah untuk merias 3 orang kaya ini.

“Umma, kenapa aku selalu diperlakukan seperti wanita? Aku kan sudah besar! Aku juga sudah bilang kalau aku—“

“Choi Minki, kau tidak boleh protes hari ini! Ini hanya sementara! Ini demi kebahagiaan orang lain, sayang.” Sang ibu menjelaskan dengan lembut.

“Tapi…. Kenapa aku dijual begini? Kenapa—“

“Choi Minki, untuk kali ini izinkan umma memberikan kebahagiaan lewatmu. Hanya kau satu-satunya yang kupunya.”

Minki terdiam mendengar ucapan ibunya. Semoga saja ini bukan akting seperti biasa. Kalau urusannya sudah menyangkut kebahagiaan orang lain Minki tidak bisa menolaknya karena ia sudah pernah bahagia dan tidak ada salahnya membagi kebahagiaan itu dengan orang lain.

 

****

 

“UMMAAAAAAAA, JANGAN BILANG AKU DIJODOHKAN!!!!” teriak Minki di dalam limousin milik keluarganya.

Diam. Tidak ada orang selain sopir di depan. Dan sopir tidak mungkin bisa mendengar karena antara sopir dan penumpang diberi semacam kaca kedap suara.

“Memangnya aku setidaklaku apa? Apa kurangku? Aku pintar, aku tampan, aku punya uang, aku….” Minki benar-benar ingin menangis saat ini. Dugaannya ternyata benar. Sepertinya ia akan dijodohkan dengan orang yang tidak ia kenal.

“Bagaimana kalau aku dijodohkan dengan perempuan yang centil, bawel, sok kecantikan… andwae!!!” Minki menggeleng keras. “Tapi kalau aku didandani seperti ini.. tidak mungkin aku dijodohkan dengan perempuan. Jadi…… DENGAN SIAPA AKU AKAN DIJODOHKAN?!!!!!!!”

 

****

 

Blitz!! Blitz!! Blitzz!!!

Suara jepretan kamera dan jepretan kehidupan bersatu. Baik Choi Minki maupun lelaki di depannya yang sudah didandani sedemikian rupa sama-sama membelalakkan mata dan dalam hati berdoa agar ini dijadikan mimpi buruk saja.

“Ren? Itukah….”

Minki menggigit bibirnya menahan kesal. Tidak mungkin lelaki didepannya—Kang Dongho a.k.a Baekho—tidak mengenalnya. Lelaki itu adalah lelaki yang paling jahil dari lelaki yang pernah ada di dunia. Baekho juga pemarah. Bisa saja dia marah tanpa sebab dan membuat orang lain terluka. Dan mirisnya Minki sudah pernah merasakannya.

“Kenapa dia?” tanya Baekho. “Kenapa harus dia?” Baekho tertawa keras.

“YA! Kau pikir aku mau denganmu? Jangan pernah bermimpi! Aku tidak akan mau denganmu!” ucap Choi Minki a.k.a Ren kesal.

“Ya! Kau…. Kau seperti idiot. Mau saja didandani seperti itu. Ck.” Baekho terkekeh pelan.

Air muka Ren berubah. Ia langsung mendekati Baekho dengan susah payah karena ia memakai sepatu hak tinggi. Ia lalu menonjok Baekho dengan kekuatan penuh.

“AKU TIDAK MAU DIJODOHKAN!!!!! APALAGI DENGAN PENGECUT SEPERTINYA!!” kemudian Minki pergi.

 

****

 

Baru prologgg!!!!!

Tenaang, ini ga panjang kok. Mohon bagi yang suka tinggalin jejak biar gue ada semangat buat lanjutin sampe abis. Kadang no comment itu bikin gue ga semangat loh😥 minimal 20 komenlah buat ff ini #plak

Gomapta ^^

26 thoughts on “Time To Love (BaekRen Ver) Prolog

  1. geonildetry

    huweee….ini q bca bwt yg k3 kalix…>.<
    mna ini lnjutanx??
    otak msih muter2 ngbyngin btpa cntikx ren jdi pngantin wnita…
    kra2 seevil apakah baekho ngerjain ren d mlam prtma mrk?apakah kira2….*membyngkan g jelas*XD
    ayolah saeng…d lanjut,lumutan ini sya nngguin..

    Reply
  2. YunHolic

    Ihiirrr~ nampaknya saya juga dmen ma kopel ini, jadi inget Yunjae >.<"
    huwaaaa..lanjutkan~
    saya penasaran zZzZZZ….

    Reply
  3. Imii28

    AHHHHHHH PARAAAHH INI BERASA JADI REN NYA LOH..

    LANJUTI.. MAU SAMPE MPREG IH
    AYOOO CENGAR CENGIR SENDIRI BACANYA

    Reply
    1. LaillaMP Post author

      Hahahaha hayoo cengar cengir sendiri ati-ati besok udah di kasur RSJ ((plak))
      sabar ya ga punya ide buat lanjutin itu lagi huhuhu kirain udah ga ada yang baca :”

      makasih udah sempetin baca dan komentar yaa ^-^

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s