[Preview-FF Colab] Fly to Love [HunHan]

Title : Fly To Love (Judul sementara)

Genre : comedy, romance, shonen-ai, ooc, etc

Length : Prolog of ?

Author : Lailla Mustika Pertiwi & Salma Rizky S

Cast :

~ Oh Sehun *EXO*

~ Xi Luhan *EXO*

~ other EXO members

A/N : FF ini tercipta karna gue pengen banget colab ff, dan gue dapet partner yaitu temen sebangku gue sendiri -_- dia maunya hunhan sedangkan gue suka kailu atau chanbaek -_- dan gue juga inget dulu ada yang usul pengen ada ff exo disini. semoga kamu baca ya nak u,u
yaudahlah semoga ada yang tertarik. kalo ada lebih dari 15 komentar gue jadi semangat nih. please yaa ‘–‘

 

****

Sebentar lagi… sebentar lagi…

 

Oh Sehun mengendap seperti tikus tanah yang akan keluar dari sarangnya agar tidak ketahuan oleh siapapun, termasuk manusia. Sehun tidak peduli lagi dengan kulit tangannya yang mulai tersayat kawat-kawat tumpul atau tanaman-tanaman berduri yang ia lewati untuk sampai kesini.

 

Akhirnya!!

 

Oh Sehun berteriak girang dalam hati. Ia tersenyum sendiri dan kembali memasang wajah datar beberapa detik kemudian. Lelaki itu mulai memanjat tembok tinggi yang dengan sengaja sedikit dibolongi untuk mempermudah orang-orang teladan tertunda untuk kabur.

 

Akhirnya, sebentar lagi kau menang, Oh Sehun!

Hap… satu… dua… tiii—

 

“Ekhem..”

 

Tiiii….dak lagi….

 

Tinggal selangkah lagi!! Anak laki-laki yang baru memasuki jenjang sekolah menengah atas itu sudah sampai di puncak tembok dan tinggal melompat keluar saja untuk melakukan hal yang seharusnya dilarang.

“Oh Sehun…”

Sehun menatapnya. Xi Luhan, lelaki keturunan Cina itu menjadi pembimbingnya selama masa orientasi ini. Sangat sial sekali dia selalu ketahuan ketika ingin kabur.

“Sunbae!!” Sehun melambaikan tangannya dengan girang sambil tersenyum lebar seperti anak kecil yang baru bertemu temannya di jalan. “Bagaimana kabarmu?”

Xi Luhan balas tersenyum lebar padanya. “Baik. Bagaimana denganmu?”

Sehun menunjuk seluruh badannya. “As you can see, I’m fine,” kemudian Sehun pun melompat keluar dari sekolah dan berlari sekencang-kencangnya.

 

****

 

Hening.

Kepala sekolah memandanginya.

Kenapa?

Apa yang salah?

Sehun mengacak rambutnya gemas dan menyandarkan punggungnya ke kursi putar di depan meja kepala sekolah. Ia menatap ke sebelahnya. Xi Luhan dengan tenangnya duduk dan memperhatikan kepala sekolah berbicara padanya. Ehm, memuji lebih tepatnya—padahal si bapak tua itu lebih sering memarahinya. Setelah itu pandangan kepala sekolahnya kembali mengarah padanya dan dengan seketika membuat bulu kuduknya berdiri. Sehun heran sendiri kenapa sekolah seelit ini mempunyai kepala sekolah yang sama sekali tidak memiliki rambut di kepala dan bermata besar. Benar-benar seperti alien.

“Kembali ke aula!” kata kepala sekolah setelah mengakhiri nasehatnya pada Sehun.

Kedua anak itu kemudian keluar dari ruang kepala sekolah. Sehun merutuki dirinya yang sangat bodoh karena bersembunyi di ruang sauna khusus wanita dan pastilah ia langsung di usir oleh wanita-wanita yang sedang berpanas-panasan dengan hanya memakai pakaian dalam. Xi Luhan sudah berdiri dengan manis di depan pintu sauna ketika Sehun diusir. Matilah. Sehun langsung dibawa ke sekolah dengan kuping yang memerah karena ditarik oleh kakak kelasnya itu.

“Kenapa kau selalu tahu aku ada dimana?” tanya Sehun. “Dan kenapa kau tidak pernah terlambat untuk memergokiku yang ingin kabur?”

“Kenapa kau selalu berusaha untuk kabur?” Luhan balas bertanya, dan Sehun selalu membencinya.

“Kenapa kau selalu menjawabnya dengan pertanyaan?”

“Dan kenapa kau selalu menanyakan balik pertanyaanku?”

Sehun mengacak rambutnya kesal. “Terserah!”

Baru dua hari orientasi ini berlangsung. Tapi Sehun yang tidak ada niatan apapun untuk masuk ke sekolah elit ini selalu berusaha kabur, yang sialnya selalu ketahuan oleh… Luhan. Siapa lagi kalau bukan dia? Entahlah, diantara banyak pembimbing dari kalangan kakak kelas kenapa hanya Luhan yang selalu berurusan dengannya. Apakah mereka jodoh? Oh Tuhan, bahkan Sehun tidak pernah memimpikan itu.

“Kau kena lagi?” tanya Park Chanyeol, teman sekelompok orientasinya. Lelaki bertubuh tinggi dan berwajah konyol tahap idiot itu adalah yang paling tahu tentangnya dan selalu berusaha membantunya. Tapi ya apadaya, semuanya pasti gagal.

“Tenanglah, ku yakin pasti ada jalan lain!” kata Chanyeol sambil menepuk pundak Sehun yang dibalas si pemilik pundak dengan pukulan keras di tangannya.

“Hun-ah, aku mau memberitahukanmu sesuatu,” kata Chanyeol dengan wajah serius nan idiotnya. Ia mulai mendekat ke telinga Sehun.

“Mwo-ya?” Sehun menjauhkan dirinya dari Chanyeol, takut si konyol tahap idiot—setidaknya ini yang selalu dilihatnya—ini melakukan hal aneh-aneh dengannya.

“Aku ingin kau tahu sesuatu..”

“Apa? Kau menyukaiku? Cari lelaki lain!” kepala Sehun pun langsung ditepuk pensil oleh Chanyeol.

“Bukan. Sini,” Chanyeol menutupi bagian mulutnya dengan tangan kirinya. “Sebenarnya dari awal aku masuk kesini aku sangat tertarik dengannya…”

Sehun menjauhkan kupingnya dari bibir Chanyeol dan langsung menatap teman seperjuangannya itu dengan heran. Ternyata orang berwajah konyol seperti ini juga bisa menyukai orang.

“Nuguya?” Sehun tiba-tiba antusias. Yaa… menurutnya topik ini lebih baik daripada membahas topik kaburnya ia ke sauna wanita.

“Siapa lagi?” Chanyeol menatap ke arah lain. Sehun membalikkan badannya dan mencoba mengetahui siapa yang ditunjuk lelaki itu.

“Disitu hanya ada Jongin sunbae dan….” Sehun enggan menyebut nama orang yang ada di depan lelaki berkulit gelap bernama Jongin itu. “Sebenarnya yang mana?”

“Apa aku kelihatan menyukai orang berkulit gelap itu?” Chanyeol tertawa kecil. “Yang tidak kau sebutkan, itulah.”

Sehun diam. Chanyeol menyukai Luhan? Park Chanyeol menyukai Xi Luhan? Park Chanyeol yang konyol menyukai Xi Luhan yang sangat menyebalkan?

“Kau… tidak bercanda kan?” tanya Sehun pelan.

Chanyeol terus menatap Luhan yang masih saja asyik tertawa bersama Jongin, dan beberapa senior lainnya yang sedang membicarakan misi orientasi selanjutnya.

“Kenapa? Kau menyukainya?” tanya Chanyeol.

Sehun menggeleng keras. “Aku langsung jadi murid nomor satu di sekolah ini kalau menyukainya. Oke, selamat berju..”

“Ya Sehun-ah, kau tidak mengerti, Eoh? Aku meminta bantuanmu…”

Sehun menghela nafas panjang dan hampir saja langsung menolaknya mentah-mentah kalau saja ia tidak melihat wajah memelas Chanyeol.

“Baiklah,” akhirnya demi persahabatan mereka yang baru dimulai Sehun menyetujui perannya sebagai Pak Comblang dalam hubungan mereka.

“Kalau kali ini skenarionya berubah. Aku yang kabur dan kau yang disini. Otte?” tanya Chanyeol.

Sehun mengangguk pasrah. “Terserah.”

Dan setelah itu beberapa kakak kelas telah selesai membicarakan rencana untuk orientasi selanjutnya. Pikiran Sehun ngalor-ngidul, antara memikirkan bagaimana cara mencari barang-barang bekas layak pakai untuk di daur ulang dan dijual untuk bakti sosial serta memikirkan apa yang Chanyeol suka dari sosok kakak kelas yang selalu membuntutinya kemana-mana. Bukan membuntuti juga sih. Tapi… entahlah. Otak Sehun mengalami korsleting parah sekarang.

Ah ya, sebenarnya Luhan itu makhluk apa? Kenapa Chanyeol bisa menyukainya? Dan kenapa juga Sehun harus memikirkannya?

 

~* TBC*~

14 thoughts on “[Preview-FF Colab] Fly to Love [HunHan]

  1. virusmee

    chanyeol kamu sudah mutlak milik baekhyun bwahaha
    baru mos aja udah mau kabur –” padahal biasanya kalo mos itu malah patuh sama senior, sehun.. Sehun /geleng2/

    Reply
  2. ~LayHan~

    thor aku suka ni ff, lanjut dong. Lagi enak2 baca jg udah tbc aja:( tpi keren kok aku suka ni ff. Lanjut terus thor;)

    Reply
  3. Quzmee Lovelycat

    Bagus banget thor…. gw suka ceritanya…. luhan tegas y…
    Sehun… ish kau ini bandel….
    Udah ada lanjutannya belom thor…

    Reply
  4. karinaalysia

    wah, seru nih ffnya😀 sehun yg bandel, luhan jd sunbaenya dan chanyeol suka luhan😀 cinta segitiga ni jdinya :v daebak thor ffnya😀 padahal baru prolog.y tpi udh seru aj

    Reply
  5. victoriakim

    Hiiii!!!!
    Aku reader baru disini…
    Salam kenal!
    astaga,tidak patut dicontoh banget si sehun kerjaannya kabur mulu,apa lagi masuk ke sauna cewek…
    Tapi kenapa si luhan bisa tahu kalau sehun kabur?
    yaaa….kenapa harus si tiang listrik yang suka sama luhaaaaaannn!!!waeee?!#lebaytingkatkelurahan#abaikan
    gimana baekki????
    Pokoknya keren thor!!!

    FIGHTING!!!

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s