[Kiriman FF] Florist Love

Author: Aiko Rei
Cast: Oh Sehun EXO
Shin Ah Young (OC)
Genre: Romance
Length: One Shot
Disclaimer: Oh Sehun dan other cast pnya Tuhan YME dan eomma appanya, author Cuma minjem nama. Dilarang menjiplak sebagian/sluruhnya!!!
note: perkenalkan I’am author Aiko Rei😀 fanfics pertama neh, Author berusaha buat g typo tapi kalau typo y maklumin, yang ngetik nglembur(?)

HAPPY READING!!!!!

***
images

“Young-ia~ palli ireona”
“ah, chamkaman eomma”
“palli waa~ kau hrus buka toko”
“ne, eomma ak mandi~”
Jawabku sembari menyambar handuk menuju ke kamar mandi. Sebenarnya aku masih mau tidur tapi eomma sudah menyuruhku bangun untuk membuka toko, y toko. Aku dan eomma hidup dari penghasilan toko kami. “Ah Young Florist ” reklame besar terpampang didepan jalan raya. Y toko yang dimaksud eomma adalah “Florist”. Eomma dan aku memutuskan untuk membuka florist karena didaerah rumahku tidak ada florist. “Ah Young Florist” hanya satu2nya florist dijalan raya “Tian Lie” disudut kota Seoul.
“welcome” kataku ketika bunyi lonceng di pintu mssuk florist berbunyi
“nona tolong 1 buket pink rose”
“josangeyo duronnim pink rosenya tinggal 3 tangkai”
“mwo?! Ah eotteohke, ak sedang terburu-buru tak sempat mencari florist lain,,”
“emm, bagamana kalau pink rose nya saya taruh ditengah2 red rose tuan?”
“err~ good idea!!”
“ini silahkan tuan terima kasih datang kembli ya”
“oh, sama2 agashii wah pacarku pasti suka ini cantik skali sampi jumpa”
“Beruntung skali yeoja itu mendapatkan namjachingu tampan seperti namja tadi, huh” kataku saat pmbeli tadi sudah keluar dari floristku. Sedang asyik merangkai bunga tiba-tiba telepon berbunyi. “Kriiiinggg”
“yeobseyo, Ah Young Florist-nika ada yang bisa saya bantu?”
“nona tolong 1 buket aster flower dicampur-campur warnanya dan diberi dedaunan dipinggirannya”
“ne, ageuseumnida nyonya, diambil pukul berapa?”
“nanti sore diambil anak laki-lakiku namanya Oh Sehun”
“ye ageuseumnida nyonya”
“ne kamsamhamnida ne…”
“ne”
-oo0oo-
“jam berapa ini, kenapa belum diambil bunga asternya aku mau pulang huh!!” gerutuku karena pemesan bunga aster tadi tak kunjung datang. Tiba2 bunyi lonceng pintu terdengar. aaaa,, itu pasti dia batinku.
“josangeyo agashi, aku kesorean ya?”
“loh tuan yang tadi pagi membeli pink rose kan?”
“ah, majayo jadi ini Ah Young Florist, kau pasti Ah Young”
“ne,, anda Oh Sehun kan? Eomma anda pasti yang memesan bunga aster ini kan?”
“ne,,,wah cantik sekali pasti nenekku suka sekali”
“bagamana dengan pacarmu tadi suka bunganya?”
“aha dia suka skali terima kasih ya nona atas idemu yang brilian tadi hehe”
“syukurlah kalau dia suka,,err tuan ngobrolnya lain kali lagi ya,, aku mau tutup sudah sore”
“ah ne,, perlu kubantu?”
“tidak usah trima kasih,, aku bisa sendiri”
“baiklah sampai jumpa”
“ne,,,”
Setelah “Oh Sehun” kluar dari floristku, aku juga langsung kluar kemudian mengunci pintu.
“ah, sial!!! Pintuny mulai lagi!!!” kataku marah sambil menendang pintu karena pintu gesernya macet tidak mau bergeser
“nona, mau kubantu” kata seseorang dari belakang punggungku
“eh, tuan, ehe tidak usah” kataku menengok keblakang mencari sumber suara yang ternyata “Oh Sehun”
“tidak apa-apa sini,,”katanya sembari menggeser pintunya yang ternyata bisa digeser olehnya
“pintumu harus segera diperbaiki nona kalau tidak tokomu gampang dimasukin pencuri” katanya sambil tersenyum padaku
“ah, aku juga berencana begitu tapi belum ada uang untuk memperbaiki hehe ditunda sementara” kataku smbil terkekeh
“haha, bukankah tokomu tidak ada saingannya di jalan Tian Lie ini?”
“seminggu ini penjualan menurun tuan hehe” kataku sambil mengunci pintu dan “ceklik” pintunya sudah terkunci
“astaga aku jadi curhat maaf tuan” kataku tertunduk malu
“haha tidak apa-apa nona,, kau naik apa pulangnya? Mau kuantar?” katanya sembari menyunggingkan senyum manisnya yang membuatku terpana dan terkejut atas tawarannya
“ah, tidak usah, aduh aku sangat merepotkan, aku pulang sendiri saja naik bus,” kataku sambil berjalan ke halte depan floristku
“tidak apa-apa aku tidak repot,,,”
“tidak usah tuan, ah itu busku sudah datang, trima kasih karena sudah membantuku tadi. geurigeu annyeonghi gaseyo” kataku smbil melambaikan tangan pada bus isyarat untuk berhenti
“ne, cheonmayo, be careful agashiii” katanya sambil menyunggingkan senyummya yang membuatku tidak bisa berkutik dan melambaikan tangannya ketika aku naik ke bus
Ak membalas lambaian tangannya. Astaga baru kali ini aku akrab dengan pelanggan.
-oo0oo-
“Young-ia tadi bagamana ramai tidak?”
“biasa eomma”
“oh, y sudah cepat mandi lalu makan”
“ne eomma”
-oo0oo-
Mentari pagi menyambutku dengan hangat. Hari ini aku ke florist naik sepeda miniku. Aku mau menikmati pemandangan pagi hari kota Seoul sambil menghirup udara pagi yang menyejukkan. Aku membawa beberapa bunga dari rumah, kutaruh dikeranjang sepedaku. aku menyusuri jalanan kota Seoul yang masih sepi dari kendaraan apapun.
“Geudaeyeooo~ neoreul cheoeum bon sugan naneun baro aratji”
“Geudaeyeooo~ nawa hamkke haejuo I bomi gagi jeone~”
Aku menyanyikan lagu Roy Kim “Bom Bom Bom” dengan riangnya sampai tiba-tiba bunyi klakson mobil membuyarkan konsentrasiku hingga aku tidak dapat mengendalikan setir sepedaku hingga aku menabrak pohon dan jatuh saking terkejutnya aku.
“tin tin tin tin tin tin” bunyi klakson mobil
“aaaaaa” teriakku
“aw!! Ah bungaku!!! Hiks hiks hiks” kataku sambil menangis
“aduh, mianhae agashii, gwehchana?” kata seseorang turun dari mobil
“jalanan masih lebar tuan!! Kenapa menggangguku!! Aku sudah sangat dipinggir masih saja mau ditabrak!!!” teriakku pada orang tadi
“Ah Young-aa mianhaeyo aku tidak bermaksud untuk menabrakmu, aku hanya mau menggodamu tapi tidak tau kalau akhirnya begini”
“astaga, Oh Sehun-ssi?” kataku terbelalak begitu melihat Oh Sehun didepan mataku
“jeongmal mianhae” kata Sehun tertunduk merasa bersalah
“ah, dweso,, aku juga salah tidak bisa mengendalikan setir dengan baik” kataku menyesal karena memarahinya tadi
“kau tidak salah Ah Young-a aku yang salah, jinca mianhae” katanya yang masih tertunduk lesu
“gwaenchana,, Sehun-ssi aku memaafkanmu”
“jinca??” tanya menatapku senang
“ne,, tapi kau tetap harus ganti rugi,, itu bungaku hancur semua,,,,” kataku sambil melihat bunga-bungaku
“ah itu gampang aku akan membayar semuanya,,kakimu tidak apa-apa?”tanyanya sembari memeriksa kakiku yang sedikit berdarah
“astaga, berdarah,, kita ke rumah sakit dulu ne?” katanya sambil menatapku cemas
“aniyoo,, aku punya kotak P3K ditoko aku bisa mengobatinya nanti disana” kataku
“ya sudah ayo aku bantu brdiri, eh sepertinya sepedamu juga rusak, astaga aku juga merusaknya. aku akan mengganti smuanya” katany smbil memapahku
“ne” jawabku
“ayo masuk ke mobilku kuantar kau ke florist,” katanya sambil membuka pintu mobil
“ne, gomawo yo”
“sinca mianhae Young-ia nan sinca pabbo” katanya sambil menyalakan mesin mobil
“dwehso jagan dibahas lagi,,,”
-oo0oo-
“dimana kotak P3Kmu biar aku ambilkan kau duduk disini” katanya sambil membantuku duduk dikursi
“itu di lemari atas, buka saja tidak dikunci” jawabku sambil mwnunjuk letaknya
“oh”
“aw,, sakit pelan-pelan Sehun-ssi” kataku sambil meringis kesakitan ketika Sehun mengobati lukaku
“mian, mian, aku sambil meniupnya ya” katanya sambil meniup lukaku
Aku hanya bisa memandanginya sambil membayangkan andai aku jadi pacarnya.
“Young-ia~” panggilnya sambil melambai-lambaikan tangannya didepan mukaku
“ah,, ne wae?” jawabku sambil menatapnya dengan mata –waeyo?-
“you are beautiful girl” katanya menatapku sambil memberikan senyuman membunuhnya
“senyumanmu membunuhku”celetukku tiba-tiba tanpa sadar karwna terpana akan senyumannya
“mwo?” katanya membuyarkan lamunanku
“an ani aniyo” kataku terbata-bata
“haha aku mendengarnya nona~” katanya sambil tertawa
“hah!! Lupakan!!” kataku tiba-tiba sambil mengalihkan pandanganku darinya sambil mnutupi pipiku yang memerah
“haha,,,apa kau bisa mwlayani pelanggan dengan kaki sepert ini? sbaiknya hari ini kau istirahat dirumah saja, ayo kuantar pulang”
“ha? Tidak usah,, aku hraus tetap buka agar cepat bisa memperbaiki pintunya hehe”
“pintu? Hmm,, biar aku yang urus sebentar”
“ha?” kataku smbil terbengong-bengong melihat dia menelepon seseorang
“setelah diperbaiki aku antar kau pulang y”
“ti ti ti dak usah”
-oo0oo-
Aku hanya bengong melihat orang suruhan Sehun memperbaiki pintu floristku.
“kau seharusnya tidak perlu melakukan ini, bagamana aku menggantinya” kataku sambil menundukkan kpala
“kau tidak usah menggantinya”
“tidak mungkin,”
“baiklah kalau kau memaksa untuk mengganti”
“aku harus mengganti berapa?”
“tidak dengan uang, mengganti dengan yg lain”
“mwo? Aku harus mengganti dengan apa?”
“dengan jalan-jalan denganku setelah kakimu sembuh”
“mwo?!!”
Mendengar pernyataanny aku langsung terbelalak. Astaga Oh Sehun apa yang kau lakukan? Bukankah kau sudah punya kekasih? Kenapa mengajakku jalan-jalan bersamamu. Aku bingung tidak tau harus bagaimana.
“kalau kau memaksa mengganti kau harus menggantinya dengan jalan-jalan denganku melihat keindahan kota Seoul”
“tap tap tapi pcarmu nanti marah bagamana?”
“haha pacarku? naega dongsaeng Young-ia, jadi dia tidak akan marah”
“mwo? Dongsaeng?”
“euh, geurae yo, jadi kau harus jalan-jalan bersamaku, nah sekarang ayo kuantar pulang pintunya sudah benar kau tidak perlu khawatir lagi”
-oo0oo-
“jadi disini rumahmu”
“ne, gomawo yo kau sudah mengantarku pulang, aku sangat merepotkan”
“gwehchana, besuk kukirim sepedanya, sampai jumpa”
Belum sempat mengatakan tidak usah mengganti sepedaku yeng rusak Sehun sudah melesat pergi dengan mobilnya.
“astaga, Young-ia kau kenapa? Mana sepedamu? Tadi itu siapa?”
“aduh, eomma satu-satu lah”
“haha, ya sudah kita masuk saja dulu kau ceritakan didalam”
“geurae eomma kajja”
-oo0oo-
“oh, jadi begitu ceritanya, astaga dia baik sekali”
“ne, eomma eotteohke dia mengajakku jalan-jalan lagi aku jadi tidak enak”
“gwehchana, dia bilang kan itu untuk mengganti ikuti sajalah, kita kan sudah merepotkanny terlalu banyak”
“hajiman eomma nan,….”
“kemungkinan dia suka padamu haha, ya sudah sekarang tdurlah, good night baby”
“ya eomma!! Aku belum slesai!!!
“dwehsoh, kau harus isturahat”
-oo0oo-
“kajja”
“eomma gakkeyo”
“oh, hati-hati y, Ah Young kutitipkan padamu Sehun-ssi”
“ne ahjumeoni”
“eodigayo?”
“nanti kau juga tau dan yg pasti kau akan senang”
-oo0oo-
“tempat apa ini? Indah skali, banyak bintang yang terlihat disini”
Kataku ketika sudah sampai disuatu tempat yg aku tidak tau dan tidak pernah kudatangi sbelumnya. Aku terpana melihat bintang-bintang berkelip-kelip diatas langit.
“aku tidak tau kalau di Seoul ada tempat seindah ini”
“kau orang pertama yg ku ajak kemari”
“sinca?! Wuaaahhh,,,,aku pasti istimewa haha”
“Young-ia ak mau mengatakan sesuatu pdamu”
“katakan saja”
“sejak pertama kali mlihatmu di Florist itu hatiku terasa aneh,,setiap hari rasanya aku ingin menemuimu tapi pkerjaanku tidak memungkinkan untuk kutinggalkan, aku mencintaimu nona Shin Ah Young, sangat mencintaimu, maukah kau menjadi pcarku?”
“mwo?”
“tapi kan kita baru bertemu beberapa kali? Kau tidak sedang bercanda kan Sehun-ssi? Aku tidak mau menjadi mainanmu jika kau menyatakan hatimu hanya untuk mempermainkanku pada akhirnya”
“memang, tapi sbenarnya setiap hari aku selalu mendatangi floristmu sejak “Pink Rose” itu,, aku melihatmu dari sebrang jalan ketika kau mau pulang naik bus, aku benar-benar mencintaimu Young-ia, aku bersumpah tidak akan menyakitimu, aku benar-benar bersungguh-sungguh atas hatiku ini”
Aku sangat terkejut mendengarnya berbicara seperti itu, bukankah kita baru bertemu beberapa kali? Kenapa begini? Astaga Oh Sehun apa kau benar-benar mencintaiku atau kau hanya mau mempermainkan aku? Aku menatapnya sangat lama mencari kebenaran didilam matanya. Nihil! Tidak kutemukan kepalsuan, yg kutemukan ketulusan dari hatinya.
“kalau kau tidak menjawab aku akan melakukan sesuatu padamu” *evilsmirk
Belum sempat memberikannya jawaban atas hatiku, tiba-tiba bibirku terasa hangat. Aku sangat terkejut karena dia menciumku tiba-tiba sampai mataku terbuka dengan maximal. Tanpa terasa mataku tertutup secara otomatis. Astaga ini benar-benar sangat mengejutkan dan seperti mimpi laki-laki yang kusukai ternyata menyukaiku juga. Jadi akulah gadis bruntung itu? gadis bruntung pemilik Oh Sehun yang tampan dan baik hati. Terima kasih Tuhan.🙂 This is my story how about you?😀
END
Tulis komentarnya ya readers🙂. kamsamnida

***

A/A/N : Hello, this is Lailla. Hahaha…. ini adalah salah satu fanfic yang dikirimkan seseorang untuk dibaca readers disini. Jangan pada pelit komen dan baca ya. Ah ya untuk Author-sshi, maaf saya sedikit mengedit. Ada beberapa typo menurut saya. Tapi keseluruhan saya biarkan ini original🙂
Ngomen dikit, ceritanya lumayan dan saya ngebayangin itu Luhan -_- (ga beda jauh ah wkwk) tapi ada beberapa typo yang bertebaran. Semoga bisa dikurangi ya ^^ bukannya menceramahi, tapi biar keliatan enak dibaca gitu🙂 makasih udah mau ngirim karyanya kesini🙂 yang laen ayo kirim juga biar blog ini ramee !! ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s