[SongFiclet] Color Ring (Kim Jinwoo’s Version)

color ring

LaillaMPs Present

A simple ficlet “Color Ring (Kim Jinwoo version)”

Starring Kim Jinwoo (Winner) and You as Yoo Haneul // Angst // 339 words.

Cover belongs to owner (cover just a trick/?). Kim Jinwoo belongs to himself. I just own the story and the OCs.

.

.

.

Typo may applied. Enjoy~^^

The sky is just so blue and beautiful..

Kamu menatap langit hari ini. Cerah dan teduh, seperti hari-hari sebelumnya. Suasana hatimu tidak sebaik langit diluar, karena AC di kantor terlalu dingin dan membuatmu mengantuk. Belum lagi… ponsel yang kamu tunggu bergetar tidak menunjukkan apapun selain layar hitam.

“Haneul… Seperti namamu, kau suka melihat langit, ya?” suara menyebalkan itu datang lagi, tentunya dengan kopi hangat dari lantai bawah.

“Namamu tidak ada sangkut pautnya dengan kopi, tapi kau menyukai kopi,” seperti biasa, kalimat itu menjadi balasan untuk perkataannya, Kim Jinwoo.

Lelaki itu hanya tersenyum, seperti biasa.

 

Why am i only getting worse…

Besoknya tetap sama. Tidak ada panggilan, pesan singkat, bahkan hanya sekedar notifikasi singkat dari media chatmu. Kamu berusaha untuk tidak menangis, ini kantor, bukan toilet.

Kemudian bau americano menyeruak di penjuru kantor. Kim Jinwoo lagi-lagi membawa dua gelas americano hangat yang tidak kamu sukai.

“Americano tidak buruk, lho,” lelaki Imja itu menyodorkan tangan kanannya untuk memberikan gelas itu padamu.

“Aku tetap tidak suka.”

Jinwoo menatapmu, dengan tatapan yang tidak bisa kau artikan. Lelaki itu menyimpan perasaan padamu, tapi ia tidak berani mengatakan apapun padamu kecuali… Americano.

“Yoo Haneul..” dan kamu menerima saja Americano yang pahit itu untuk sekedar mengobati suasana hatimu.

 

Just holding onto the phone where there’s no answer…

Hari selanjutnya masih sama. Kamu tidak menerima panggilan atau pesan darinya. Sebenarnya orang yang kamu tunggu itu sudah tidak lagi mempunyai hubungan denganmu. Kalian sudah putus tanpa alasan yang jelas, padahal kamu masih sangat menyayanginya.

“Kenapa selalu melihat ponsel?” Kim Jinwoo kembali bertanya dengan nada yang sedikit sinis.

“Memangnya apa urusanmu?” tanyamu sarkastik, masih menggenggam ponsel yang tiada berbunyi.

“Aneh saja. Seperti orang bodoh.”

Kalimatnya membuatmu berhenti bernafas beberapa saat. Seperti orang bodoh…. Bodoh… Bodoh… dan kalimat itu terngiang terus di benakmu.

“Malam ini sibuk?” kamu tidak berniat menjawab pertanyaannya. Kata-katanya begitu menohokmu sampai kamu tidak berniat untuk sekedar menghela nafas.

“Mau jalan-jalan sebentar? Kupikir kau perlu suasana baru, team leader.”

Kamu sontak menatapnya, lelaki beraroma Americano itu tersenyum penuh kemenangan. Kemudian kembali ke kursinya sambil merencanakan sesuatu untukmu.

.fin

Mungkin ada yang gak sreg sama endingnya /mending ada yang baca/ /yaudah anggap aja ada/

Yah maklum yak kalo ada kesalahan kata-kata. Ini lagi-lagi dibuat pas pelajaran produktif yg membosankan beberapa waktu lalu xD

Okee jangan lupa dikomentari kalo ada yang baca. Kalo ya xD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s