[Ficlet] Other’s Boyfriend

13aaca8928a10c38[pic cr as tagged]

Title : Other’s Boyfriend || Genre(s) : School-life, Fluff(?), Friendship || Length : Ficlet [600+ words] || Main Cast(s) : Moon Sua [Unpretty Rapstar], Jung Chanwoo [iKON] || Other Cast(s) : Choi Arin [Oh My Girl], Lee Suhyun [Akdong Musician]

 

****

Kalau suka pacar orang, musuh cuma satu!

.

.

.

Apapun itu, hari ini hari sial!

Moon Sua, si rapper sekolah yang sangat galak dan tidak pernah peduli pada laki-laki itu harus mengawali pagi dengan lari 3 keliling lapangan bola yang luasnya membuat asam lambung naik. Se-manly apapun Sua yang kalau menggertak anak laki-laki bisa sampai terkencing-kencing, tetap saja ia berakhir dengan muntah-muntah setelah menyelesaikan putaran terakhir. Sampai-sampai ia harus dipapah Jung Chanwoo—kenalan kakaknya, yang punya tanggal lahir persis sama dengan kakaknya, sekaligus ‘penjinak’ untuknya—ke UKS saking lemasnya.

“Aku tidak apa-apa. Kembali saja ke kelas,” ucap Sua sok dingin.

Ada alasan kenapa ia menjadi sok dalam ‘mengusir’ pria bernama Jung Chanwoo ini. Jantung gadis itu berdebar tidak karuan, bahkan asam lambungnya minta naik kembali ke permukaan.

“Tidak usah. Katanya Bu Jungah tidak mau mengajar kelas kami,” jawab Jung Chanwoo sembari membolak balik koran lama yang ditemukannya di sofa reyot UKS.

“Oh.”

Sekali lagi, hari ini hari sial.

Efek samping dari lari yang ‘hanya’ 3 keliling itu kembali berlanjut setelah Chanwoo membawakannya roti dan air mineral untuk menambah tenaganya lagi. Perutnya kembali mual dan tanpa aba-aba ia kembali muntah, tepat di depan Jung Chanwoo yang punya hubungan dekat dengannya maupun kakaknya.

“Bayangkan kalau aku ke kelas sekarang,” Jung Chanwoo kembali berucap sembari mengepel sisa muntahan Sua di bawah kasur.

Sumpah, demi apapun itu, Sua amat sangat malu.

“Makan ini, setelah itu minum obat dan istirahat. Baru aku panggilkan Bin—“

“Jangan! Tolong rahasiakan ini dari kakakku.”

Mata pemuda Jung itu berkedip bingung. “Kau punya masalah serius dengan kesehatanmu? Hidupmu ternyata hanya tinggal beberapa hari lagi?”

“Bukaaan!!” inilah yang membuat Sua membenci pemuda ini. Tingkah jenakanya untuk memecah suasana, ungkapan sarkatis yang hanya ditujukan untuknya, dan segala yang dilakukannya hari ini…

“Oke, aku rahasiakan kalau kau istirahat sekarang, Nona Moon.”

Suasana agak hening sejenak saat Chanwoo mengembalikan kain pel ke gudang dan Sua menyantap ogah-ogahan roti isi cokelat pemberian Jung Chanwoo. Bahkan sampai lelaki itu kembali, Sua masih belum menyelesaikan setengah dari roti cokelatnya.

“Nih, bagi dua biar tidak malas makannya,” tanpa permisi Chanwoo langsung mengambil roti dari tangannya, menyobeknya menjadi dua dan mengambil bagian yang belum tergigit untuknya sendiri.

“Apa hubungannya?” Sua langsung menggigit bagian yang banyak cokelatnya.

“Makan bersama itu pasti jadi lebih nikmat. Apalagi makan bersamaku,” balasnya sembari terkekeh.

Sua tertawa kecil, menyenggol pelan pundak bidang si lelaki dengan kaki kanannya. Si lelaki balas menggelitik telapaknya, membuat dirinya lupa kalau sedang salting di depan lelaki itu.

Sua akhirnya bisa menyelesaikan setengah bagian roti beserta sebotol air mineral ukuran sedang kurang dari 10 menit, ditemani dengan candaan jayus binti garing dari bocah Jung disampingnya. Ketika bel pelajaran kedua berdentang, Chanwoo memutuskan pergi karena ada ulangan fisika setelahnya.

Disitulah hari sial bagian kedua dimulai. Bilik sempit itu jadi melebar saking kosongnya.

 

****

 

“Jadi sebenarnya bagaimana sih maumu?”

“Katanya tidak mau yang seumuran kakakmu.”

“Katanya tidak mau setahun lebih tua.”

“Katanya mau yang setampan G-Dragon?”

Sebenarnya hanya ada tambahan dua orang dalam bilik sempit tempatnya beristirahat, tetapi pertanyaannya terlampau banyak untuk dicecarkan oleh dua pasang bibir ciptaan Tuhan yang sempurna ini.

“Berisik! Aku tidak suka dia, kok. Suer!”

Choi Arin dan Lee Suhyun mendelik, tidak mau memercayai ucapan bibir Sua. Bibir ‘kan bisa berbohong, tapi hati tidak.

“Sumpah! Aku tidak suka dia kok. Lagian, dia ‘kan sudah ada yang punya..” oke, kenyataan pahit ke-sekian yang membuat hari sial Moon Sua bertambah.

“Tuh kan! Suka kan!”

“Tuh! Wah, pacar orang!”

“Wah! Wah!”

Sial.

“Tapi tidak apa-apa lagi. Kalau suka pacar orang, musuh cuma satu. Kalau suka yang single, musuhmu sejuta!” petuah dari Choi Arin si penikmat bumbu MSG membuat Sua dan Suhyun bengong sejenak.

.

.

.

“Astaga Choi Arin! Kau keracunan MSG!”

Tapi… tidak salah juga sih.

 

.fin

Entahlah ini fic macam apa, yang pasti ini sedang terjadi dalam hidup gue huahahah…

Ketika gue galau milih antara abang A dan abang B dan pilihan gue jatoh pada abang C, disitu gue dihadapkan dengan kenyataan ‘single tapi sangar’ dan ‘soleh tapi berpasangan’ dan lahirlah petuah itu dari bibir temen gue-_-

 

Intinya sahabat saya yang zzuper, kalo suka sama orang cari yang udah ada (bukan ada bininya, bukan!) biar musuh cuma keitung satu. Penjelasan lain? Ayo kita buka chatroom! (gak!)

 

Mind to review, then?

One thought on “[Ficlet] Other’s Boyfriend

  1. Pingback: Hai, Ji hyeon! | Coffeetaria

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s